Basmallah

Sabtu, 11 Oktober 2014

Mencapai kemuliaan disisiNYA

Sesuatu yang didapat dengan susah payah/jerih payah..
sesungguhnya lebih bermakna/bernilai disisi Allah SWT..
daripada didapatkan begitu saja.. Kenapa demikian ?
karena jerih payah/ikhtiar adalah kewajiban setiap manusia..
menjadikan ladang perbuatan/amal/ibadah untuk mendapatkan rezekiNYA..
entah kapan..? bagaimana..? dan dimana berada..?

Walaupun tidak semua Jerih payah tersebut membuahkan hasil/keberuntungan..
bahkan bisa saja malah belum atau tidak mendapatkan apa-apa..
lebih tragis lagi sebaliknya mendapatkan musibah/keburukan/kerugian..
oleh karena hal-hal yang tidak bisa diperhitungkan dengan akal..

Pengetahuan manusia hanya sebatas akal dan apa yang dilakukannya saja..
Sedangkan apabila Dia mengetahui apa yang terjadi kepadanya..
kemudian dia melihat kepada yang Maha memberi semua itu kepadanya..
akan timbul rasa.. rasa yang lain.. rasa yang lebih dalam.. kepadaNYA Yang Maha Segalanya..

Sebaliknya sesuatu yang didapat dengan mudah tanpa bekerja keras atau jerih payah..
sesungguhnya adalah modal yang harus dikembalikan..
Apabila tidak di manfaatkan.. tidak dipergunakan kepada jalan yang dikehendakiNYA..
akan timbul rasa pada jiwa.. kesombongan.. keangkuhan..kekikiran..memperkaya diri sendiri..dst..
menjadikan jiwa semakin tumpul..lemah.. tidak bermakna.. dalam mencapai kemuliaan disisiNYA..
ini merugikan bagi yang sudah mendapatkan kemudahan tersebut..
Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari hal ini.. amin yra..

Selalu melihat orang lain

Kita selalu melihat orang lain banyak lebihnya dari pada diri kita sendiri..
padahal diri kita juga terdapat banyak kelebihan dari pada orang lain..
Kita selalu melihat orang lain banyak kekurangan dari pada diri kita sendiri..
padahal diri kita juga terdapat banyak kekurangan dari pada orang lain..
Begitulah manusia.. suka membanding-bandingkan kelebihan dan kekurangan tersebut.. sehingga Dia lupa/lalai dalam bersyukur kepada Allah SWT.
Bahkan yang lebih buruk lagi adalah menjadikan Iri dan dengki.. dan melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji..sombong.. serakah/tamak.. perbuatan mubazir.. dst..
Sesungguhnya kelebihan dan kekurangan tersebut untuk saling memenuhi satu dengan yang lainnya.. saling berbagi dan saling menolong.. bukan untuk mengungguli.. dan mempercundang yang lainnya..
Semoga Allah SWT mengampuni akhlak buruk kita tersebut.. amin yra..

Jumat, 10 Oktober 2014

Tidak membekas pada jiwa..

Sesungguhnya sholatmu.. ibadahmu,. zakatmu.. puasamu.. hajimu.. apa saja yang dilakukan apabila tidak didasarkan kepatuhan semata kepada NYA.. perbuatan/amalia tersebut tidak akan membekas pada jiwa..
sehingga perbuatan selalu saja tidak sinkron atau bertolak belakang.. dan tentunya tidak akan mencerminkan ahklak perilaku/sikap/karakter yang baik atau yang mempesona..
Kita sudah berbuat banyak dalam ibadah.. namun sayang ibadah yang dilakukan tersebut tidak sesuai dengan prilaku..
Adanya sholat dan puasa.. untuk mengendalikan diri dari perbuatan yang tidak terpuji dan tercela.. namun tetap saja kita enteng melakukannya.. sehingga menjadikan sholat dan puasa kita tidak bermakna.. tidak berdampak perubahan pada diri.. Subhannallah.. begitulah kami yang penuh nista..
Semoga mendapat lindungan dan pengampunanMU ya Allah..

Hanya bergantung kepada NYA

Semakin sulit.., semakin tertekan.., semakin menderita..., semakin tidak berdaya.., semakin tidak ada artinya.., semakin mengakui bahwa diri ini tidak ada daya upaya.. lemah.. sangat lemah.. dan hanya bergantung kepada NYA..
tidak kuasa untuk berdiri.. tidak kuasa untuk berjalan.. tidak kuasa untuk bicara.. tidak kuasa untuk menyampaikan.. tidak kuasa untuk berbuat.. tidak kuasa untuk bertindak.. tidak kuasa untuk mengerti dan memahami apa yang diinginkan NYA.. hanya DIA semata yang memberikan keberdayaan tersebut kepada mahlukNYA..
Sekalipun perbuatan tercela.. perbuatan dosa.. perbuatan nista.. perbuatan yang merusak.. perbuatan yang merendahkan diri sendiri.. perbuatan yang menggannggu orang lain.. perbuatan yang menjerumuskan diri sendiri dan keluarga.. tidak dapat terkontrol.. terkendali oleh karena hidayah bukan milik mahlukNYA.. tidak bisa diciptakan.. hanya DIA yang kuasa memberi dan mentakdirkan kepada MahlukNYA.. Semoga kita semua selamat dunia dan akhirat... amin ya robbalalamin..

Jumat, 05 September 2014

Berbagai cita rasa

Senyummu adalah ibadahmu.. berbuat baik ada yang gampang melakukannya.. ada juga yang susah untuk melakukannya.. kenapa demikian..? bergantung jiwa atau keimanan seseorang.. semua akan mudah bila iman atau kenyakinannya mantap kepadaNYA. kadar iman tentu juga berbeda-beda..
Diciptakan Allah SWT berbagai cita rasa agar manusia bisa menggunakan akalnya.. dan dapat merasakan nikmat dari apa yang sudah diberikan.. janganlah memaksa diri melampaui batas.. tanda rasa syukur atas nikmat yang diberikan adalah mengingat kepadaNYA setiap melakukan dari karunia yang diberikan..selalu bersandar kepadaNYA saja.

Bukan seratus persen untuk dirinya sendiri

Orang hebat adalah orang yang berpikir dan berbuat untuk orang banyak dari pada dirinya sendiri..sesungguhnya kelebihan yang diberikan kepada seseorang bukan seratus persen untuk dirinya sendiri.. melainkan juga untuk orang lain dan sekitarnya..apabila terdapat kelebihan pada diri kita..sesungguhnya ada kewajiban untuk berbagi kepada yang lain..manusia yang mulia adalah manusia yang dapat menjadi obat bagi manusia lainnya..

Mengalahkan dirinya sendiri

Perbedaan yang terjadi diantara kita bukan untuk dipermasalahkan..melainkan untuk dimengerti dan bersabar.. kapasitas pengertian dan pemahaman seseorang berbeda satu dan lainnya.. hendaknya yang lebih mengerti dan paham, dapat menahan/mengendalikan diri untuk tidak memaksa kehendak kepada yang lain.. apabila itu bisa dilakukan sesungguhnya dia sudah mengalahkan dirinya sendiri.. menjadi orang hebat itu bukan mengungguli orang lain.. melainkan mengalah kepada orang lain yang merasa lebih dari padanya..

Tak luput dari yang Maha Kuasa

Kita menduga semua kejadian yang ada berjalan dengan sendirinya.. padahal tidak.. kita tidak tau dan sadar.. bahwa semua yang terjadi sekecil apapun tak luput dari yang Maha Kuasa.. Membiarkan diri hanyut dalam keburukan.. sama saja membiarkan diri berjalan di keramaian lalulintas.. menyeberangi jalan tanpa menoleh kiri dan kanan.. Keburukan yang datang kepada kita.. sebenarnya datang untuk menyadarkan kita.. bahwa ada kabajikkan.. hanya kita tidak mengerti dan paham.. subhanallah.. cobalah berjalan melawan arus.. berpikir terbalik.. pasti ada rahasia dibalik hal yang kita pikirkan.. Allahu Akbar..

Sabtu, 23 Agustus 2014

Bagai membangun rumah-rumahan pasir di tepian pantai.

Amal ibadah kita bagai membangun rumah-rumahan pasir di tepian pantai.. Setelah selesai di bangun datang riak ombak menghempas dan hancur runtuh bangunan tersebut.. Hakekatnya: apapun perbuatan kebajikan yang dilakukan harus ikhlas, jangan pernah dipermasalahkan,dihitung,di timbang2 karena akan punah atau tidak bernilai setelah disapu ombak atau perbuatan yang dianggap kekal padahal Allah SWT semata yang mentakdirkan hal tersebut.. Lakukan dan lakukan tanpa harus jiwa terbawa dalam amalan tersebut.. Bisa berbuat juga oleh sebab DIA pemilik jagad raya. Subhannalloh..

Sabtu, 26 Juli 2014

Guru terbaik ada dalam diri kita sendiri

Aku tidak berani berkata-kata lagi.. Setiap perkataanku langsung menerpa diri ini yang masih rapuh dan iman yang lemah.. Guru terbaik ada dalam diri kita sendiri.. Mengajarkan bagaimana bersikap dalam menghadapi kenyataan hidup didunia ini.. Baik Kelapangan atau kesulitan datangnya sama untuk menerpa kita..

Bagaikan seorang musafir

Hidup didunia bagaikan seorang musafir yang mampir dari perjalan jauh.. Dunia adalah tempat singgah sementara.. Janganlah terlalu lama terlena dengan kenyamanan yang ditawarkan sehingga melupakan tujuan dari perjalanan itu sendiri.. Karena dunia tempat singgah.. Maka ambillah sebagian atau sebanyak-banyaknya bekal untuk melanjutkan tujuan perjalanan tersebut..

Layaknya dalam perjalanan.. Tentu yang dilalui bermacam ragam keadaan baik yang indah menyenangkan..hingga keadaan yang yang tidak mengenakkan.. Dimana kita harus berhati-hati.. keindahan dan ketidak enakkan yang dihadirkan untuk membangkitkan rasa kepadaNYA.. Seberapa berapa besar rasa itu ditujukan kepadaNYA..

Minggu, 15 Juni 2014

Kesibukan yang menerpa

 Usiaku sekarang.. banyak sudah yang dilalui..
 Rasanya tidak ada lagi keinginan(angan-angan)..
 Kesibukan-kesibukan yang menerpa.. serasa tidak memberi ruang..
 yang ada hanyalah memikirkan dari kesibukan itu sendiri..
 Pikiran dan jasad terperangkap pada kesibukan..
 yang ada pada pikiran hanyalah pekerjaan/duniawi saja..
 hingga kadang dan sering melalaikan dari kewajiban..
 Apalah daya.. manusia penuh dengan kealpaan dan kelalaian..
 kesibukan dan kesenjangan waktu.. didatangkan kepada kita hakekatnya sama..
 menerpa/dikondisikan.. apakah Dia tetap istiqomah atau malah semakin jauh dari NYA..
 seolah-olah semua tidak terkendali..
 Kitalah pengontrol/pengendali dari kesibukan itu semua..
 sehingga termasuk manusia yang dikehendakiNYA..
 Sungguh merugi.. bila kita tidak mengetahui atau mengetahui namun terperangkat olehnya..
 Semoga saya dan semua yang menyukai status ini tidak termasuk orang-orang yang lalai..
 amin yra..

Menjadi manusia yang dikehendaki

Tetas air mata mengalir..
membasahi pipih yang sedari tadi kering..
rasa nikmat yang diberi..
tidak dapat diukir walau dengan beribu tulisan emas membanjiri..
rasa itu tidak bisa hadir..
walau seribu usaha tanpa DIA kehendaki..
hari-hari terparti didalam sanubari..
menjadi tambah mengerti dan semakin mengalami..
tak kuasa menahan diri..
menjerit hati ini menahan pedih.....
kepedihan yang diberi agar bisa dimengerti..
hingga DIA kehendaki kemana harus pergi..
sungguh indah baginya..
menjadi manusia yang dikehendaki..
walau harus mendaki bumi tanpa beralas kaki..
yang penting di hari akhir nanti..

Anak belajar jalan

Hidup bagaikan anak belajar jalan..
Saat berdiri berusaha jalan dan jatuh lagi..
Berjalan lagi dan jatuh lagi..
Hingga benar-benar berdiri dan berjalan lancar..
Namun umumnya setelah lancar berjalan akan berlari dan jatuh dan jatuh..

Manusia banyak tidak sadar..
Yang sadar dihadapi hal-hal hingga sadarnya melemah dan bisa hilang..

Mengapa demikian, karena dia masih berpijak pada dunia..

Kecuali dimungkinkan ALLAH SWT

Bagaimana mungkin menanam pohon buah hari ini.. berharap satu dua hari sudah berbuah..
Bagaimana mungkin mengusahakan sesuatu.. usaha langsung berjalan dengan baik..
Bagaimana mungkin berobat dari suatu penyakit.. sekali datang berobat langsung penyakit sembuh..
Bagaimana mungkin berdoa hari ini.. doa langsung dikabulkan..
Bagaimana mungkin baru masuk sekolah.. besok sudah naik kelas..
Semua ada proses.. berihktiar.. dan bertawakal..
kecuali dimungkinkan oleh ALLAH SWT

Sabtu, 31 Mei 2014

Walau harus menjelajahi bumi tanpa beralas kaki

Tetas air mata mengalir..
membasahi pipih yang sedari tadi kering..
rasa nikmat yang diberi..
tidak dapat diukir walau dengan beribu tulisan emas membanjiri..
rasa itu tidak bisa hadir..
walau seribu usaha tanpa DIA kehendaki..
hari-hari terparti didalam sanubari..
menjadi tambah mengerti dan semakin mengalami..
tak kuasa menahan diri..
menjerit hati ini menahan pedih.....
kepedihan yang diberi agar bisa dimengerti..
hingga DIA kehendaki kemana harus pergi..
sungguh indah baginya..
menjadi manusia yang dikehendaki..
walau harus menjelajahi bumi tanpa beralas kaki..
yang penting di hari akhir nanti..

Sabtu, 12 April 2014

Rasa syukur itu melebihi dari apa yang dimiliki

Rasa syukur itu melebihi dari apa yang dimiliki..
apabila kita memberi kepada orang lain..
jangan melihat pemberian itu kepadanya..
tetapi lihat kepada diri kita sendiri..
apakah kita sudah bersyukur kepada yang memberi..(Alloh SWT)
bersyukur atas nikmat dan karuniaNYA..
semua yang kita miliki hakekatnya hanya di modalin..
suatu saat akan diambil modal tersebut..
kalau kita tidak memanfaatkan modal tersebut..
maka sebaliknya kita akan merugi..(bangkrut)
Janganlah berhitung-hitung dengan apa yang sudah kita keluarkan..
karena kita tidak punya apa-apa kecuali amal sholeh..
dan ini yang akan dibawa sampai mati..
3 amal/perbuatan yang tidak putus hingga kita sudah meninggal dunia..
yaitu: 1. Amal sholeh.. 2. ilmu yang bermanfaat.. dan 3. anak yang sholeh/ha..
Semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur dan berbuat/beramal..
amin yra..

Pemimpin itu bukan sekedar dipilih

Pemimpin itu bukan sekedar dipilih.. tetapi bisa menjadi jati diri Rakyat dan Bangsa yang dipimpin..
Pemimpin harus mengutamakan Rakyat dan Bangsanya..
Rela berkorban demi kepentingan Rakyat dan Bangsanya.. dari kepentingan diri dan kelompoknya..
Apabila anda mempunyai hak pilih, teliti calon pemimpin yang akan dipilih..
Salah dalam menentukan pemimpin, maka Rakyat dan Bangsa akan menanggung derita..
Pilihlah pemimpin yang tidak terlalu menggembar-gembor untuk dipilih..(baca: ambisi)
Pilihlah pemimpin yang rela harta dan keluarganya ikut menanggung tanggung jawab atas amanah yang diberikan kepadanya..
Pilihlah pemimpin yang tidak mencari, memanfaatkan untuk mendapatkan pelayanan dan kekayaan dari jabatannya..
Pililah pemimpin yang pandai berkomunikasi dan bernegosiasi dengan berbagai pihak..
Pilihlah pemimpin yang suka memperhatikan rakyat kecil, orang-orang susah dan orang-orang yang masih terbelakang..
Pililah pemimpin yang suka beribadah dan dermawan..
Pililah pemimpin yang tidak suka melukai perasaan rakyatnya..
Pililah pemimpin yang mengutamakan ekonomi rakyat kecil..
Pililah pemimpin yang mengutamakan industri, pertanian dalam negeri..

Semoga Tanah Air Indonesia.. di berkahi Pemimpin yang amanah dan sesuai dengan tuntunan dan teladan.. Rasululloh SAW.. amin yra..

Sabtu, 22 Maret 2014

Kemampuan menerima terpaan berbeda-beda

Murid kelas 3 SD naik kelas 4 tentu di tes dengan materi kelas 3 SD
Murid kelas 2 SMP naik kelas 3 tentu di tes dengan materi kelas 2 SMP
Tidak mungkin anak kelas 3 SD naik kelas 4 di tes dengan materi ujian kelas 1 SMP.
Begitu dalam hidup.. ujian(baca terpaan) datang kepada kita..
tentu sesuai dengan makom/derajat kemampuan kita..
semakin baik atau tinggi pengertian dan pemahaman, maka
akan sebanding datang terpaan kepadanya dengan pengertian dan pemahamannya tersebut..
dan ini tidak sama antara satu orang dengan orang lain..
kemampuan menerima terpaan tersebut juga berbeda-beda
berdasarkan kenyakinan(iman) dan kesabarannya..
Semoga Allah SWT melimpahkan hidayahNYA dan
memberikan kesabaran kepada kita semua.. amin yra..

Mengetahui keimanan kita

Mengetahui keimanan kita atau seseorang baik atau tidak..
lihatlah pada akhlak dan prilakunya.. harusnya semakin baik iman seseorang, tentu akan semakin baik sikap dan perilakunya..
itupun beringkat-tingkat..jauh dari sempurna..kecuali Rasullulloh SAW

Umumnya orang bisa ngaji atau pintar ngaji..
Ahli Al-Qur'an dan Al-Hadist atau pintar dalil..
Ahli sholat atau sholat tidak putus..
tidak otomatis, ahklak dan prilakunya baik..bahkan kontradiksi dengan apa yang ada pada dirinya..bahkan bisa merusak kesuciannya.
Lihatlah bagaimana sikap dan prilaku kita dalam segala hal..apabila masih jauh.. berusahalah iqstifar dan berdo'a semoga Alloh SWT meridhoi kita sebagai orang-orang yang dikehendakiNYA..amin yra..

Sabtu, 01 Maret 2014

Semua orang tau bahwa buah jeruk itu manis

Semua orang tau bahwa buah jeruk itu manis..
Semua orang tau bahwa buah apel merah itu manis..
Semua orang tau bahwa buah durian itu manis.. dst..
Kenapa semua orang tau rasa tersebut..?
karena mereka sudah pernah makan jeruk, apel dan durian..
Bagaimana dengan orang yang belum pernah memakannya..?
tentu belum/tidak tau.. karena tidak ada pengalaman..

Jadi untuk mengerti.. baru untuk diketahui setelah disampaikan/dijelaskan..
sedangkan untuk paham.. setelah dimakan dan dirasa..
setelah memahami untuk melakukan/berbuat harus ada iman/nyakin..
Keinginan/kemauan digerakkan oleh keimanan.. iman adalah percaya/yakin kepadaNYA.. yang menghidupkan semua rasa.. dan yang menggerakkan hasrat yang baik..

Lihat secara terbalik

Kesulitan/kesempitan, bukanlah keburukan.. dan kelapangan/keleluasaan, bukanlah kebaikan.. mari dilihat secara terbalik.. akal bekerja dan hati mengoreksi.. adakah itu bisa kita mengerti.. dan selanjutnya kita pahami.. setelah di pahami kemudian lakukan/berbuat..
Perbuatan tidak selalu dengan tindakan.. melainkan ada rasa dalam jiwa yang melakukan sebagai tindakan.. Sungguh manusia banyak yang terjebak dengan hal ini.. semakin jauh dari mengerti dan paham.. apalagi untuk berbuat.. Subhanallah.. AllahuAkbar..

Pengertian dan Pemahaman tidak diukur dari usia

Suatu kedewasaan atau suatu pengertian dan pemahaman tidak diukur dari usia.. hal ini terjadi pada seseorang berbeda-beda.. sesuai kehendak dan takdirNYA.. Namun kedewasaan/suatu pengertian dan pemahaman tersebut terjadi oleh karena pengalaman.. atau hal-hal yang terjadi dan menerpa seseorang sehingga melahirkan pengertian.. mengerti saja belum cukup untuk paham.. ada proses lagi sehingga menjadi paham.. setelah paham.. belum cukup bisa berbuat.. karena ada lagi proses sehingga seseorang bisa berbuat.. mudah tidaknya berbuat berkah dari ke imanan.. Sungguh sesuatu yang tidak kita pahami.. Ya Allah Robbi.. mohon bimbinglah kami.. untuk mudah memahami dan melakukan semua yang dikehendaki.. amin yra..

ketika Allah tidak memberimu

Ketahuilah bahwa doa seorang hamba tidak mesti diterima oleh Allah SWT karena manakala Allah membukakan pintu pemahaman kepadanya, ketika Allah tidak memberimu, maka ketiadaan pemberian itu merupakan pemberian yang sesungguhnya.. Adakah kita sadar/paham..

Jumat, 14 Februari 2014

Berbuatlah selalu kebajikan dengan menjadi pelayanNYA

Kuhabiskan waktu-waktu untuk mengabdi kepadaNYA dengan menjadi pelayanNYA..
Melakukan perbuatan-perbuatan baik dan terpuji kepada siapa saja..
Terutama pada diri sendiri dan keluarga, sesuai kemampuan yang dianugrahkan..
Namun di setiap pelayanan.. tidak semua menghasilkan/berakibat baik.. bagi penerima.., kehidupan itu sendiri..dan lingkungan..

Yang terpenting adalah berbuatlah selalu kebajikan..

Reaksi dari kebajikan bisa menjadi bumerang apabila yang dihadapi bereaksi negatif, oleh unsur manusianya.. (iri, dengki.., ego dst..)
Jangan pernah menyerah dalam melakukan kebajikan.. 
Reaksi negatif  bisa sebagai parameter/tanda/pengukur apakah kita tulus/jujur dalam berbuat.

Semakin kuat beribadah..

Banyak yang berpikir dan merasa bahwa semakin dia kuat beribadah.. maka hidup dan rezekinya semakin baik.. dan jauh dari masalah.. justru sebaliknya.. dengan semakin tekun beribadah dan kuat iman/kenyakinannya.. maka semakin diberi terpaan-terpaan yang datang silih berganti kepadanya.. kenapa demikian..? itu semua untuk menguatkan keimanannya.. dan semakin dekat dengan Penciptanya.. Sehingga mengenal dengan baik siapa dirinya..? untuk apa hidup..? apa tujuan hidup..? bagaimana berbuat dalam hidup..? dan akhirnya dapat mengendalikan diri dari nafsu syahwat keduniawian..
Semoga kita semua mendapat ampunan Alloh SWT yang Maha berkehendak kepada CiptaanNYA.. Amin yra..

Semakin besar rasa kebergantungan kepadaNYA

Semakin kita merasa tak berdaya.. maka semakin besar rasa kebergantungan kepada Alloh SWT.. dan itu semakin baik dan iman semakin bertambah besar..

Namun sebaliknya.. semakin kita berjaya.. semakin kita merasa semua itu atas upaya diri sendiri dan melupakan kebergantungannya kepada Alloh SWT..

Sedikit saja diberi musibah.. maka kita langsung tak berdaya.. dimana saat kita bangga dan merasa kuat dengan semua yang sudah kita rasa mencapainya..

Manusia penuh dengan sandiwara.. saat dia tertawa padahal sesungguhnya dia sedang menangis dan meratap dirinya.. hanya saja dia tidak mengerti..

Sombong prang yang menganggap dirinya pandai

Sungguh sombong orang-orang yang menganggap dirinya pandai dan mempermainkan orang lain tanpa ada rasa belas kasih.. Sesungguhnya ilmu dan kepandaian yang dimiliki adalah anugrah dan amanah yang Alloh SWT titipkan kepada sebagian manusia untuk bisa saling memberi dan melengkapi.. bukan untuk mengakali atau memperdaya manusia lainnya..
Semakin berilmu semakin besar tanggung jawab atas ilmu tersebut..
semakin kaya semakin besar tanggung jawab atas harta yang diberikan tersebut.. dst..
Semoga kita tidak terperangkap dengan semua hal tersebut.. amin yra..

Sabtu, 08 Februari 2014

Kalau semua masalah hanya dilihat dari sisi manusia saja..

Kalau semua masalah hanya dilihat dari sisi manusia saja.. maka sudah dipastikan tidak ada penyelesaian.. dan dipastikan akan tumbuh kehancuran.. pembinasaan kemanusiaan.. Manusia yang satu berusaha menekan manusia yang lain.. lantas terjadi hukum rimba.. siapa yang kuat, maka dia yang berkuasa(terjadi hukum rimba raya).. menindas semena-mena tanpa ada rasa kasih sayang.. bahkan terjadi perbuatan ...keji dan biadab diluar prikemanusiaan.. sungguh bukan itu yang diinginkan adanya manusia dimuka bumi.. segala persoalan setiap manusia sangatlah kompleks dan unik.. masing-masing diberikan hal-hal yang baik dan tidak baik.., diberikan kelebihan dan kekurangan.. diperlukan saling menghormati.. menghargai.. menolong.. dan ditolong.. bukan untuk memperkuat kerajaan.. penguasaan.. keserakahan.. dimana tanggung jawab penguasa terhadap yang dikuasa.. dimana tanggung jawab yang kaya terhadap yang miskin.. dimana tanggung jawab yang kuat terhadap yang lemah.. dimana tanggung jawab yang pintar terhadap yang bodoh.. dst.. mari kita belajar ketauladanan dari Nabi Besar Muhammad SAW.. sebagai suri tauladan kita semua umatNYA.. amin yra...

Dusta mendarah daging

Sekali berkata dusta.., maka akan terus berkata dusta.. sehingga mendarah daging/menjadi hal biasa dan dianggap remeh/kecil..
Sungguh kejujuran adalah hal yang paling pokok untuk membangun dan memperbaiki keimanan/kenyakinan kita kepada Allah SWT..
Bagaikan anjing atau harimau yang tertimpa sebatang pohon..
dimana meraung-raung memohon pertolongan.. karena tidak kuasa untuk melepaskan diri dari... batang pohon yg menimpanya.. namun ketika dia terbebas, maka lihat apa yang dia lakukan. mencoba menerkam sipenolongnya tersebut.. Waktu sakit/derita/susah dst.. kita selalu memanjatkan do'a kepada Allah SWT, saat do'a dikabulkan.. malah kita mengingkari perintah dan larangannya..
Dusta/pembohong menuju kepada sifat munafik.. dimana ada 3 tanda-tanda orang munafik.. yaitu berkata dusta.. berjanji tidak ditepati.. amanah tidak disampaikan.. Semoga kita semua dilindungi dari hal ini.. biar susah asal jujur.. amin yra..

Jangan pernah biarkan..

Jangan pernah biarkan dirimu hanyut dalam kesedihan..
jangan pernah biarkan dirimu penuh dengan kegembiraan..
jangan pernah biarkan dirimu terlalu merasakan salah..
jangan pernah biarkan dirimu merasakan selalu paling benar..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling kaya..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling miskin..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling pintar..
jangan pernah... biarkan dirimu merasa paling bodoh..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling cantik/tampan..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling jelek..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling baik..
jangan pernah biarkan dirimu merasa paling jahat..
semua tidak ada yang sempurna dan janganlah berbuat melampaui batas.. sesungguhnya yang berlebihan tersebut bukan milik dan kuasamu.. kalaupun itu ada dalam diri.. sifatnya hanya sementara tidak kekal.. dan ada pesan amanah untuk dimanfaatkan kepada sesamanya.. saling memberikan manfaat kepada semua mahluk yang ada..

Minggu, 02 Februari 2014

Alam di persembahkan kepada manusia

Melakukan perjalanan.. menikmati pemandangan untuk membangkitkan rasa syukur dan merasakan betapa kecil manusia sebagai mahlukNYA..
Alam adalah mahluk ciptaanNYA yang dipersembahkan kepada manusia.. namun kenyataannya manusia banyak yang merusak dan tidak dapat mengelola alam dengan baik.. sehingga yang terjadi alam memberikan bencana kepada manusia bukan sebaliknya.. Mari kita pahami bersama, bahwa alam raya ini harus dijaga dan dikelola dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat kepada manusia dan kepada lingkungan sekitarnya..

Jangan jauh dan menjauh

Bagaimana kita bisa mendengarkan radio/TV dengan baik.. apabila kita sendiri jauh dari jangkauan media tersebut.. Bagaimana kita bisa menangkap pesan/nasehat dari ceramah yang disampaikan oleh Ustad/mubaliq/kyai, kalau kita sendiri mengabaikan dan tidak pernah menghadiri majelis-majelis yang mereka pimpin.. Bagaimana kita bisa memahami agama yang disampaikan Rasululloh SAW, apabila kita sendiri ja...uh dari mendengar dan membaca Al-Quran dan Al-Hadist.. Bagaimana kita bisa memperbaiki ahlak dan tingkah laku, kalau kita sendiri tidak berusaha untuk mengenal diri dan PenciptaNYA.. Bagaimana kita bisa menghindari dari perbuatan maksiat, keji dan mungkar, kalau kita sendiri tidak mau belajar dan mencari ilmu agama.. Semoga perbuatan kita tidak membuat Rasululloh SAW bersedih oleh karena umatnya, seperti saya..

Sabtu, 25 Januari 2014

Menabur wewangian

Orang-orang yang berbuat kebajikkan, ibaratnya seperti bunga-bunga yang sedang mekar dan mengeluarkan bau harum mewangi..
Tercium dibawa angin kesana kemari.. siapa yang melintasi dan berada disekitarnya, maka merasakan sejuk, nyaman, harum dan merasakan keindahannya..

Namun apabila berada disekitar orang-orang yang berbuat keburukkan.. maka seakan-akan berada pada tempat yang kotor, bau, menakut...kan dan menjijikan.. sehingga banyak orang menjauhinya.. Oleh karena hal tersebut, maka janganlah sekali-kali kita berbuat keburukkan.. berbuatlah kebajikkan walaupun kecil sebatas kemampuan.. hal tersebut sama seperti sedang menabur wewangian.. sehingga sekitar kita akan merasakan nyaman dan banyak yang ingin mendekatinya..

Jumat, 24 Januari 2014

Menangis entah tak dimengerti

Aku menangis dalam kesendirian sepi..
Menangis terseduh-seduh dikesunyian hati..
Aku sendiri tidak mengerti..
Apa kini yang sedang terjadi..
Rasa itu datang silih berganti..
Seakan-akan ada yang mengingati..
Mencari kesana-kemari didalam hati..
Melihat sekeliling dan tidak memberi arti..
Mengapa ini selalu terjadi..
Sementara aku masih begini..
Jiwa pergi meninggalkan sanubari..
Menangkap pesan-pesan Illahi Robbi..
Sungguh ini jarang sekali terjadi..
Hanya diberi apabila dikehendaki..
Aku semakin jadi tidak mengerti..
Air mata terus saja mengalir membasahi pipi..
Jelang pagi mataharipun meninggi..
Semoga aku tidak salah mengerti..
Apa yang telah diberi sebagai bekal nanti..
Tuk menjadi manusia sejati..





Kehendak pemilik Rasa

Sesungguhnya manusia itu menderita(rasa susah, takut, gelisah, kuatir dst..), bukan karena kekurangan/tidak punya harta, kena penyakit, bencana, peperangan, ancaman, piutang, rasa tidak nyaman dst.. tetapi lebih kepada penyakit/rasa(tidak sehat) pada jiwanya.. dimana semua yang dianggap penderitaan tersebut sebenarnya bukan kehendak manusia.. tetapi kehendak sipemilik rasa dan yang menghadirkan semua hal tersebut untuk adanya rasa.., Oleh sebab itu jangan pernah meninggalkan atau mengabaikan si pemilik Rasa tersebut,yaitu Allah SWT. Semoga kita semua semakin hari semakin baik iman(kenyakinan) kepada Allah SWT. Amin yra..

Selasa, 21 Januari 2014

Menjadi negeri yang diimpi..

Aku berharap negeri ini tumbuh dan berkembang menjadi negeri yang diimpi.. bagaikan bunga melati.. yang tumbuh dan berkembang harum mewangi.. tercium sampai ke negeri seberang.. Negeri yang menjadi tauladan seantaro negeri.. banyak yang unik dan mempunyai ciri tersendiri.. pemimpinnya bijak tidak mementingkan diri.. rakyatnya makmur dan penuh religi.. Budaya negeri yang beragam seni.. Bahasa daerah beraneka ragam arti.. makanan tersaji berbagai rasa asli.. hasil tambang sangat mencukupi.. hasil laut berlimpah tanpa dibeli.. jangan biarkan negeri ini terus begini.. mari kita berpacu dari hari ke hari.. untuk selalu memperbaiki diri.. jangan biarkan negeri ini dijual beli.. kepada yang hanya mementingkan diri sendiri.. Semoga bencana kini sebagai indikasi.. untuk bangkit kembali sesuai cita-cita proklamasi..

Awan di atas sana bagaikan lautan luas..

Awan di atas sana bagaikan lautan luas..
Menyimpan banyak air yang tak kunjung habis..
Sudah berjuta-juta ditumpahkan namun tak kunjung usai..
Lautan air di langit membanjiri bumi berhari-hari..
bumi terendam hingga banjir disana-sini tak terkendali..
Andaikan manusia mengerti, tentu air tersebut tidak ditumpahkan ke bumi sedemikian rupa.. Andaikan manusia bisa.. tentu air hujan akan ditumpahkan ...ke daerah yang tandus dan kekeringan.. Namun itulah manusia yang tidak tau dan mengerti hakekat hujan yang ditumpahkan sedemikian rupa.. Adakah air sebanyak itu menjadi keberkahan.. atau air yang akan menjadi neraka baginya..
Bisakah hal ini menjadi kajian yang mendalam.. bahwa sesungguhnya manusia tidak akan lepas dari pengawasan PenciptaNYA.. Kalau ukuran perbuatan kebajikkan semata untuk penilaian dari sesama manusia..(tidak ada rasa takut kepadaNYA) maka pasti banyak yang melakukan pelanggaran.. dan kalau sudah demikian adanya, maka tidak hanya ada banjir air hujan.. yang ada adalah banjir malapetaka si seluruh negeri.. terjadi banyak kerugian, kematian dan kengerian dimana-mana..
Mari kembali kita bertobat dan panjatkan do'a, bahwa sesungguhnya manusia sangatlah lemah dan tak berdaya.. Allah SWT sedang menerpa semua mahluknya.. agar jangan pernah meninggalkanNYA..

Ada tiga analisa untuk mencari penyebab terjadinya bencana

Ketika terjadi bencana alam, paling tidak ada tiga analisa yang sering diajukan untuk mencari penyebab terjadinya bencana tersebut.
Pertama, azab dari Allah karena banyak dosa yang dilakukan.
Kedua, sebagai ujian dari Tuhan.
Ketiga, Sunnahtullah dalam arti gejala alam atau hukum alam yang biasa terjadi.


Untuk kasus Indonesia ketiga analisa tersebut semuanya mempunyai kemungkinan yang sama besarnya.

Jika bencana dikaitkan dengan dosa-dosa bangsa ini bisa saja benar, sebab kemaksiatan sudah menjadi kebanggaan baik di tingkat pemimpin (struktural maupun kultural) maupun sebagian rakyatnya, perintah atau ajaran agama banyak yang tidak diindahkan, orang-orang miskin diterlantarkan. 

Maka ingatlah firman Allah:
”Jika Kami menghendaki menghancurkan suatu negeri, Kami perintahkan orang-orang yang hidup mewah (berkedudukan untuk taat kepada Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan daiam negeri tersebut, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya,” (Al-Isra’[17]: 16).

Sabtu, 18 Januari 2014

Tidak termasuk orang yang merugi


Hitam putih.. baik buruk.. ada yang membangun dan ada pula yang merusak.. ada yang berbuat kebaikan dan ada pula yang berbuat kejahatan.. semua didatangkan berdampingan.. agar tetap terjaga keseimbangan.. seperti itu adanya.. tidak akan lenyap hingga Allah SWT menghendakinya..
Seperti ada pagi.. ada malam.. dan seterusnya..  Lihat sejarah.. bagaimana kebaikan disampaikan oleh para Nabi dan Rosul..kepada kaum-kaumnya.. tidak serta merta kejahatan tersebut hilang lenyap..
bahkan setelahnya.. tumbuh dan berkembang kembali.. Allah SWT mendatangkan itu semua agar dunia tempat/terpaan/pengasah manusia-manusia yang dikehendakinya.. bahkan kita sendiri tidak mengetahui bahwa sesungguhnya musuh kita adalah diri kita sendiri.. dimana harus memerangi hawa nafsu/syahwat dari keinginan yang tidak kita sadari mengantar kita kepada kesesatan/kekufuran..
Mari kita panjatkan do'a KepadaNYA..
agar kita semua tidak termasuk orang-orang yang merugi..
dan diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW dan mendapatkan syafa'at Rasululloh kelak.. Amin yra..

Kesibukan yang menerpa


Dalam usia sekarang.. banyak sudah yang dilalui..
Rasanya tidak ada lagi keinginan(angan-angan)..
Kesibukan-kesibukan yang menerpa.. serasa tidak memberi ruang..
yang ada hanyalah memikirkan dari kesibukan itu sendiri..
Pikiran dan jasad terperangkap pada kesibukan..
yang ada pada pikiran hanyalah pekerjaan/duniawi saja..
hingga kadang dan sering melalaikan dari kewajiban-kewajiban..
Apalah daya.. manusia penuh dengan kealpaan dan kelalaian..
kesibukan dan kesenjangan waktu.. didatangkan kepadanya hakekatnya sama.. menerpa/dikondisikan.. apakah Dia tetap istiqomah atau malah semakin jauh dari NYA..
seolah-olah semua tidak terkendali.. 
Manusialah pengontrol/pengendali dari kesibukan itu semua..
sehingga dia termasuk manusia-manusia yang dikehendaki..
Sungguh merugi.. bila kita tidak mengetahui atau mengetahui namun terperangkat olehnya..
Semoga saya dan semua yang menyukai status ini tidak termasuk orang-orang yang lalai..
amin yra..

Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yang baik..

Jangan tertipu dengan usia MUDA..
Karena syarat mati tidak mesti TUA..
Jangan terpedaya dengan tubuh badan SEHAT..
Karena syarat mati tidak mesti SAKIT..
Teruslah berbuat baik, berkata baik, memberi nasihat yang baik..

Walaupun tidak banyak orang yg memahamimu, Jadilah seperti jantung..
tidak terlihat tetapi terus berdenyut setiap saat hingga datang Ajal atau kematian..
AJAL Tak MengenaL Pangkat, Jabatan,Waktu dan Usia..

mudah-mudahan Hidup Kita diberi umur yg berkah dan bermanfaat..!

Sabtu, 11 Januari 2014

sungguh manusia terlalai dari Kuasa penciptaNYA..

Semakin rajin menabung.. maka semakin banyak yang bisa anda dapatkan kelak.. semakin sedikit kita menabung.. maka tentu akan sedikit hasil yang didapat kelak.. membiasakan diri itu memang berat.. apalagi melawan arus keinginan/kehendak/syahwat.. semakin kita bisa melawan keinginan/syahwat/nafsu.. maka akan semakin tinggi nilai yang diperoleh.. hasil itu tidak didapat dengan begitu saja.. harus ada... perlawanan dan perjuangan.. semakin tidak mengenakkan.. maka akan semakin bernilai dan memberikan nikmat yang sangat.. hanya saja manusia banyak yang tergoda dan tidak tahan dengan kesulitan dan kesengsaraan.. seakan-akan kesulitan/kesengsaraan itu datang sendiri saja tanpa ada yang mengatur/mengtakdirkan kepada manusia.. sungguh manusia terlalai dari Kuasa penciptaNYA..

jiwa dapat mengobati jasmani


Saat sakit datang menerpa.. akal pun bekerja.. mencari solusi untuk penyembuhan.. melakukan cara-cara untuk melawan sakit yang datang.. namun apa daya tubuhpun menjadi lemah.. pikiran terbang entah kemana.. Rohanipun bangkit melawan derita.. memanjatkan do'a agar disembuhkan.. dan memohon ampun segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.. saat hati/jiwa bisa melebur rasa salah/tobat atau pengampunan, maka tubuh/jasmani bangkit dari sakitnya.. dan siap berperang.. melawan derita.. dan akhirnya jasmani menjadi sehat kembali.. maka jiwa dapat mengobati jasmani yang sakit.. tapi sebaliknya jasmani tidak dapat mengobati jiwa yang sakit..

Berakit-rakit kehulu..

Berakit-rakit kehulu.. berenang-renang ketepian.. bersakit-sakit dahulu.. bersenang-senang kemudian.. Luar biasa makna dari pribahasa ini.. Apabila ada yang mau menyimaknya pasti akan mengerti makna yang terkandung didalamnya.. Bukan bersenang-senang dahulu.. kemudian bersakit-sakit setelah itu.. Begitulah Dunia ini.. kita harus tempuh dengan bersakit-sakit dahulu.. kemudian bersenang-senang kemudian.. setelah di alam Akhirat tentunya..

andaikan mereka yakin dengan PENCIPTANYA

Manusia diciptakan dengan rupa, watak, sifat, keragaman,latar belakang, budaya yang beragam dan unik, begitu pula dengan dengan mahluk lainnya selain manusia. Tidak ada yang melebihi satu dari yang lain. Semua adalah mahluk ciptaanNYA, yang harus tunduk kepada PenciptaNYA.. Namun ada sebagian ingin menjadi penguasa dari sebagian yang lain.. Melakukan penganiayaan, perampasan hak hidup dengan berbagai bentuk kejahatan.. Mengapa demikian.? Karena sebagian tidak merasa/tidak memiliki PenciptaNYA..andaikan mereka yakin dengan PENCIPTANYA, maka akan takut pada perbuatannya yang tidak terpuji tersebut..