Basmallah

Senin, 28 Juni 2021

Ada Terpaan disemua tingkat

Manusia berdasarkan kemampuan spritualnya bertingkat-tingkat..
tidak sama satu dan lainnya..
tingkat kemampuan memahami suatu ilmupun berbeda-beda..
Masing-masing sudah ditentukan takar & takdirnya..
Yangmana Allah sajalah yang Maha berkehendak, mengetahui urusan tersebut..
Manusia diajak untuk berpikir(berakal) & menuntut ilmu..
Tidak serta merta orang yang berilmu lantas mudah segalanya dalam mengarungi bahtera dunia..
 
Ada terpaan yang mengasahnya sedemikian rupa..
Semua tingkatan mengalami hal yang sama,..disesuaikan, 
diselaraskan dengan batas kemampuan manusia masing2 tersebut..
Hanya yang bersandar kepada NYA sajalah yang menemukan ketenangan jiwa/qolbu..
Walau kadang atau sering ombak menghantamnya..
Agar pertahanan jiwanya(iman) semakin kuat..

.. iman rnrstar

Minggu, 27 Juni 2021

Jangan menghamba pada Makhluk

Kenapa Manusia cenderung mengukur nikmat itu hanya pada harta kekayaan saja.. bukankah ada yang lebih berharga daripada itu semua !?
Yaitu nikmat iman, nikmat islam, nikmat sehat, nikmat rasa, dst..

Janganlah berkeluh kesah kepada mahluk, kecuali kepada Alloh..
Janganlah bergantung kepada mahluk, kecuali kepada Alloh..
Janganlah meminta kepada mahluk, kecuali mintalah kepada Alloh..
Sesungguhnya DIA lah segala2Nya... 
Kalaupun berurusan kepada mahluk (bc:manusia) itu sebatas ihktiar saja(syariat) bukan menghamba pada makluknya..

Berserah Diri

Allah SWT Maha Mengatur & Berkehendak..
Tak ada satupun luput dari pengawasan NYA.. 
Baik buruk. suka duka, sejuta rasa.. apapun itu maka 
DIA lah yang Maha dari segala-gala NYA..
 
Berserah diri, menghamba selalu kepada NYA saja.. 
Tundukkan dirimu, hatimu, ikutkan seluruh anggota tubuhmu,
berbuat/beribadah patuh sujud kepada NYA..
 
Sesungguhnya semua apa saja yang terjadi ada dalam genggaman NYA..

Jangan tertipu pada pandangan mata

Jangan menilai atau memandang orang lain dari sisi penampilan atau bicaranya, Melainkan lihatlah dari prilaku perbuatannya.. 
Apakah sesuai antara penampilan, bicara dan perbuatannya tersebut..
Sehingga tidak tertipu oleh mata lahir yang banyak memberikan input yang salah..

Bahaya rasa "Manis"

Hal sesuatu datang padamu untuk menghadirkan rasa pada jiwa..!
rasa 'pahit' (bc: tdk mengenakan) untuk menjadikan lebih baik.. 
sedangkan rasa 'manis',(bc: kenyamanan, kesenangan dst..) 
Awas..!? bisa berbahaya bagi tubuh dan jiwa.. 

Waspada lah..!