Basmallah

Sabtu, 22 Maret 2014

Kemampuan menerima terpaan berbeda-beda

Murid kelas 3 SD naik kelas 4 tentu di tes dengan materi kelas 3 SD
Murid kelas 2 SMP naik kelas 3 tentu di tes dengan materi kelas 2 SMP
Tidak mungkin anak kelas 3 SD naik kelas 4 di tes dengan materi ujian kelas 1 SMP.
Begitu dalam hidup.. ujian(baca terpaan) datang kepada kita..
tentu sesuai dengan makom/derajat kemampuan kita..
semakin baik atau tinggi pengertian dan pemahaman, maka
akan sebanding datang terpaan kepadanya dengan pengertian dan pemahamannya tersebut..
dan ini tidak sama antara satu orang dengan orang lain..
kemampuan menerima terpaan tersebut juga berbeda-beda
berdasarkan kenyakinan(iman) dan kesabarannya..
Semoga Allah SWT melimpahkan hidayahNYA dan
memberikan kesabaran kepada kita semua.. amin yra..

Mengetahui keimanan kita

Mengetahui keimanan kita atau seseorang baik atau tidak..
lihatlah pada akhlak dan prilakunya.. harusnya semakin baik iman seseorang, tentu akan semakin baik sikap dan perilakunya..
itupun beringkat-tingkat..jauh dari sempurna..kecuali Rasullulloh SAW

Umumnya orang bisa ngaji atau pintar ngaji..
Ahli Al-Qur'an dan Al-Hadist atau pintar dalil..
Ahli sholat atau sholat tidak putus..
tidak otomatis, ahklak dan prilakunya baik..bahkan kontradiksi dengan apa yang ada pada dirinya..bahkan bisa merusak kesuciannya.
Lihatlah bagaimana sikap dan prilaku kita dalam segala hal..apabila masih jauh.. berusahalah iqstifar dan berdo'a semoga Alloh SWT meridhoi kita sebagai orang-orang yang dikehendakiNYA..amin yra..

Sabtu, 01 Maret 2014

Semua orang tau bahwa buah jeruk itu manis

Semua orang tau bahwa buah jeruk itu manis..
Semua orang tau bahwa buah apel merah itu manis..
Semua orang tau bahwa buah durian itu manis.. dst..
Kenapa semua orang tau rasa tersebut..?
karena mereka sudah pernah makan jeruk, apel dan durian..
Bagaimana dengan orang yang belum pernah memakannya..?
tentu belum/tidak tau.. karena tidak ada pengalaman..

Jadi untuk mengerti.. baru untuk diketahui setelah disampaikan/dijelaskan..
sedangkan untuk paham.. setelah dimakan dan dirasa..
setelah memahami untuk melakukan/berbuat harus ada iman/nyakin..
Keinginan/kemauan digerakkan oleh keimanan.. iman adalah percaya/yakin kepadaNYA.. yang menghidupkan semua rasa.. dan yang menggerakkan hasrat yang baik..

Lihat secara terbalik

Kesulitan/kesempitan, bukanlah keburukan.. dan kelapangan/keleluasaan, bukanlah kebaikan.. mari dilihat secara terbalik.. akal bekerja dan hati mengoreksi.. adakah itu bisa kita mengerti.. dan selanjutnya kita pahami.. setelah di pahami kemudian lakukan/berbuat..
Perbuatan tidak selalu dengan tindakan.. melainkan ada rasa dalam jiwa yang melakukan sebagai tindakan.. Sungguh manusia banyak yang terjebak dengan hal ini.. semakin jauh dari mengerti dan paham.. apalagi untuk berbuat.. Subhanallah.. AllahuAkbar..

Pengertian dan Pemahaman tidak diukur dari usia

Suatu kedewasaan atau suatu pengertian dan pemahaman tidak diukur dari usia.. hal ini terjadi pada seseorang berbeda-beda.. sesuai kehendak dan takdirNYA.. Namun kedewasaan/suatu pengertian dan pemahaman tersebut terjadi oleh karena pengalaman.. atau hal-hal yang terjadi dan menerpa seseorang sehingga melahirkan pengertian.. mengerti saja belum cukup untuk paham.. ada proses lagi sehingga menjadi paham.. setelah paham.. belum cukup bisa berbuat.. karena ada lagi proses sehingga seseorang bisa berbuat.. mudah tidaknya berbuat berkah dari ke imanan.. Sungguh sesuatu yang tidak kita pahami.. Ya Allah Robbi.. mohon bimbinglah kami.. untuk mudah memahami dan melakukan semua yang dikehendaki.. amin yra..

ketika Allah tidak memberimu

Ketahuilah bahwa doa seorang hamba tidak mesti diterima oleh Allah SWT karena manakala Allah membukakan pintu pemahaman kepadanya, ketika Allah tidak memberimu, maka ketiadaan pemberian itu merupakan pemberian yang sesungguhnya.. Adakah kita sadar/paham..