Basmallah

Selasa, 29 Januari 2019

Lakukan dengan Senang Hati

Lakukan pekerjaanmu dengan baik..
Senangilah apa yang sedang dikerjakan..
Sehingga hasilnya nanti akan memuaskan..
Seandainya espektasimu tidak tercapai..
Minimal sudah berbuat/berkarya..
Sehingga tidak mengabaikan waktu sia-sia,
atau waktu terbuang begitu saja..
Jangan lupa sambil berharap kepadaNya..

Subhanallah..

Sadarkah

Apakah engkau tak menyadari..
Sesungguhnya diri ini terbelenggu tak berdaya..
Diciptakan tak berdaya agar diketahui & taat kepadaNya..

Sehingga senantiasa selalu menghamba kepadaNya saja..
Tidak ada daya hanya kekuatan dari Allah SWT semata..

Dua Sisi pada Manusia

Dua sisi pada Manusia; Keadaan baik & buruk..
Keduanya selalu datang kepada manusia secara bersamaan.. 
Menguji sejauh mana akal(Syahwat) bisa dikendalikan Rohaninya..
Sehingga dia tidak terperosok jatuh dalam kehinaan..

Tidak disadari

Dibalik kelebihan pada seseorang..
Terdapat sebanding dengan kekurangan yang ada padanya..
Hanya tidak mudah disadari oleh manusia..!

Manivestasi Spritual

Perbuatan baik & terpuji adalah manivestasi 
dari spritual yang senantiasa di asa & meningkat..
Melahirkan keyakinan kepada YME..

Dari berat menjadi ringan mengasikkan

Sungguh ini diluar rencanaku..
Semakin memabukkan untuk terus mencoba.. (Bercocok Tanaman)

Benar kata guru dulu;
Karyawan pensiun menjadi tukang batu..
Di hari pertama terasa berat menyakitkan pekerjaan tersebut..
Hari demi hari dilalui, sehingga dia menjadi terbiasa dengan pekerjaannya..
Bahkan pada saat pekerjaan tersebut sudah tidak ada, dia seperti terasa kehilangan..
Akhirnya rasa diawal dulu berat, menjadi ringan dan mengasikkan..

So mari kita mencoba..!

Pujian milik Allah SWT

Pujian Hakekatnya kepada Allah SWT

Apabila mendapat pujian..
Hakekatnya pujian tersebut milik Allah SWT yang telah memberikan anugrah kepada manusia yang dikehendakiNya..
Sebaliknya apabila kita mendapat lecehan, hinaan, keburukan..
Hakekatnya itu datang kepadamu untuk menguji atas keikhlasan dan ketulusan dalam berbuat..
Sehingga senantiasa kita sadar, bahwa kita hanya perlu penilaian dari Allah SWT saja..
Pujian dan celaan yang datang kepada kita sebagai ukuran..
Apakah kita sudah pada perbuatan yang bermanfaat untuk orang lain,
karena ada ketersinggungan dari perbuatan tersebut.. sehingga mendapat respon/tanggapan, baik disukai atau tidak disukai harus diterima dengan lapang dada..

Dosa Jariah

Hindari Dosa Jariah(kebalikan amal jariah), dimana dosa tetap akan mengalir kepada seseorang, walaupun sudah meninggal dunia.
Contoh dosa jariah misalnya mengirim kata-kata yang sesat(hoax), yang benar dikatakan salah, 
yang salah dikatakan benar, gambar-gambar porno yang mempengaruhi syahwat orang lain dst..

Apabila disebarkan & mempengaruhi/menjadi tindakan yang mendatangkan keburukkan pada seseorang.. Melalui media medsos: sms, twitter, FB, WA dst.. 
maka dosa tersebut semakin patgulipat, menjadi banyak ranting dosa.. 
Selama apa yang di sampaikan berpengaruh & menjadi tindakkan negatif pada seseorang dan menyesatkannya..
Karena hal tersebut, maka kita akan ikut menanggung akibat keburukkan yg terjadi tersebut..

Amal-amal kebajikkan yang telah kita perbuat(amal sholeh), apabila dihitung dengan dosa jariah, maka habis sudah..atau sebaliknya jadi minus..
Sungguh orang tersebut benar-benar bangkrut karena menyia-nyiakan dalam berbuat kebajikkan bahkan mempropaganda keburukkan yang merugikan orang lain & diri sendiri..

Semoga kita tidak terlalaikan, selalu waspada dengan kemudahan informasi teknologi yang sesungguhnya sangat mudah sesat menyesatkan.. 
Selain banyak juga kebajikkan yang bisa diperbuat..

Lahaulaa walaa kuwata illabillah..

Masalah Baik untuk Manusia

Sadar lah..! Hidup ini..
Miskin bermasalah, kayapun bermasalah..
Nganggur bermasalah, kerjapun bermasalah..
Sendiri bermasalah, sudah nikahpun bermasalah..
Punya anak bermasalah, gak punya anakpun bermasalah..

Mari kita bersama Syukuri, Taat & Sabar dalam Ibadah..
Siap menghadapi & mensyukuri setiap apapun yang terjadi..
Hakekatnya masalah itu adalah sebagai ujian untuk mengetahui..
Siapa yang hidupnya Bermanfaat, Taat, Iman dan Amal kepadaNya..

Kesimpulan; Masalah harus dihadapi dan dilalui bukan dihindari..

Minggu, 20 Januari 2019

Mengukur Nikmat Allah SWT

Di saat seseorang tidak ada kehadirannya, orang-orang banyak menanyakannya..
Tetapi di saat orang tersebut ada/hadir.. orang-orang mengabaikannya..

Apa sebabnya kira2..?

Itulah manusia..,
Apa yang di miliki/diberikan Allah kepadanya tidak terasa(terabaikan).. 
Setelah yang dimiliki tidak ada, baru ia merasakannya.. 
Pelajaran ini untuk mengukur Nikmat Allah SWT yang Maha Besar kepada manusia..

Air dangkal lebih mengaliri

Kehidupan yang mapan dimana terpenuhi semua keinginan dan kebutuhannya..
Hakekatnya bagaikan air yang dalam dan tenang..
Namun sering atau lebih dapat melalaikan seseorang..
Dapat mendatangkan malapetaka dan menenggelamkan, yang ada di atasnya..

Jika dibandingkan air yang dangkal dan beriak, sesungguhnya..
Bersyukurlah menjadi air yang dangkal..
Apalagi air dangkal tersebut dapat mengaliri dengan baik..

Subhanallah.. diperlukan pengertian & pemahamannya akan hal itu..

Menjaga persatuan demi Bangsa Indonesia

Sebaik baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain..
Berbuat baik itu tidak semua bisa diterima dengan baik,
bahkan bisa sebaliknya, kebajikkan dibalas dengan keburukkan.. 
Hasil dari perbuatan baik tersebut bukan kapasitas manusia.., 
tapi Hak Pencipta makhluk yang kuasa membolak balikkan hati manusia..
Apa yang dicintai bisa menjadi buruk buatnya..
atau sebaliknya apa yang dibenci seseorang bisa jadi sangat baik untuknya..

Semoga damai Indonesiaku.. khususnya umat, pemimpin, para ulama, dan 
para pencari kebenaran & keadilan.. 
Sehingga tidak terjadi perselisihan yang menyebabkan kerugian bersama..
Semoga negeri ini bisa di persembahkan kepada anak cucu generasi penerus..
dengan menjaga persatuan dalam perbedaan dan kepentingan demi bangsa Indonesia.😍🙏

Amin ya rabbal 'alamin..

Niat harus didukung dengan Ikhtiar

Tidak cukup dengan NIAT saja..
Bahkan sudah di sumpah di bawah Al Qur'an masih saja mudah terpeleset..
Kenapa demikian, karena fitrah manusia lemah..mudah terperdaya & telah diperdaya.. 
Sebaiknya pilihlah yang lebih membawa kebaikkan dan.dapat memberikan keberkahan.. 
Sudah jelas dikatakan dunia ini bagai Wanita mempesona.. 
Dimana bila tidak ada kehati-hatian.. maka mudah terjebak..
Lebih parah lagi.. sebab salah kita membuat banyak orang lain ikut tersesatkan..
Ikut terpedaya..menjadi susah.. 
Apakah itu bukan dosa Jariah yang kita tanam sehingga bisa tumbuh menjadi
banyak ranting dari dosa tersebut.. 
Jadi jangan pernah bangga dengan semua apa yang kita miliki..

Sesungguhnya hidup sederhana itu lebih baik.. 
Bekerjalah ditempat yang baik selama bisa memilih.. 
Apabila sudah berada dalam sistem yang ada berusahalah untuk hijrah atau.. 
Berusahalah untuk menjadi pejuang kebaikkan demi keluarga dan umat manusia.

Semoga kita semua mendapat lindungan dari Allah SWT.. 
Aamiin ya robbal 'alamin..

Rabu, 09 Januari 2019

Manusia makhluk yang unik

Hal pertama yang diketahui akan menjadi surprise(keterkaguman)..
Hal kedua setelah itu kadar keterkaguman menjadi berkurang..
Hal ketiga, sesuatu itu menjadi biasa-biasa saja..
Hal keempat, sudah tidak menjadi perhatiannya lagi..

Manusia makhluk yang unik..

Luruskan dulu niat mu

Benci lah sesuatu pada perbuatannya.. 
dan berusaha lah, jika mungkin untuk dapat meluruskannya.. 
jika tidak dapat meluruskannya.. luruskan lah dulu niat mu..

Bukan menyerang kepada orangnya..
Karena sesungguhnya manusia terpedaya oleh kelemahan dirinya sendiri..
Yang berdampak pada orang lain dan sekitarnya..

Secanggih Apapun

Secanggih apapun senjata pemusnahmu..
Secanggih apapun kekuatan ekonomi & finansialmu..
Secanggih apapun berita & pemutar balikan fakta..
Secanggih apapun hasutan tipudayamu..
Secanggih apapun propagandamu di negeri ini..
Secanggih apapun keburukkan yg kau tebarkan..

Apabila itu bertentangan dengan hati nurani manusia..
atau bengis tanpa ada rasa cinta.. maka hancurlah bersama kebathilan tersebut..

Maha Membolak balikkan keadaan

Manusia memilih sesuatu sesuai dengan apa yang diinginkannya..
Mengikuti naluri(insting), rasa(feeling) atau dari pengalaman(experiences) yang dimilikinya.. 
Entah kenapa logika tidak dahulukan.. atau terkalahkan.. 
Dibalik logika ada kolbu yg mengobtrol semua tindakan..

Kadang pilihan2 tersebut bisa tak sejalan dengan pilihannya..
Sebab perubahan pada diri, situasi, kondisi dan lingkungan.. 
Apabila mereka tidak melakukan update terhadap pengalamannya.. 
secara terus-menerus melakukan peningkatan perbaikkan(improvement).. 

Kekecewaan akan menyelimutinya, apabila dia tidak bersandar senantiasa
kepada yang Maha Membolak balikkan keadaan..

Ketidakberdayaan dalam konsisi apapun

Ketidak berdayaan dalam kondisi apapun..
Menggiring manusia untuk mengenal sejati dirinya sendiri..(tak berdaya/lemah..)
Saat seperti ini, dikehendaki mulai pengakuannya kepada Penciptanya.. menghamba.. mengeluh.. belaskasih.. yang tak putus-putus.. hingga hajatnya terpenuhi/terkabul..

Padahal semua itu didatangkan kepadanya..untuk menyadarkan agar kembali kepada fitrahnya..

Kesempatan pertobatan untuk menggugurkan segala khilaf dosa yang sudah diperbuatnya..
Sehingga kembali hati menjadi bersih bening menampakkan cahaya iman..