Basmallah

Sabtu, 26 Juli 2014

Guru terbaik ada dalam diri kita sendiri

Aku tidak berani berkata-kata lagi.. Setiap perkataanku langsung menerpa diri ini yang masih rapuh dan iman yang lemah.. Guru terbaik ada dalam diri kita sendiri.. Mengajarkan bagaimana bersikap dalam menghadapi kenyataan hidup didunia ini.. Baik Kelapangan atau kesulitan datangnya sama untuk menerpa kita..

Bagaikan seorang musafir

Hidup didunia bagaikan seorang musafir yang mampir dari perjalan jauh.. Dunia adalah tempat singgah sementara.. Janganlah terlalu lama terlena dengan kenyamanan yang ditawarkan sehingga melupakan tujuan dari perjalanan itu sendiri.. Karena dunia tempat singgah.. Maka ambillah sebagian atau sebanyak-banyaknya bekal untuk melanjutkan tujuan perjalanan tersebut..

Layaknya dalam perjalanan.. Tentu yang dilalui bermacam ragam keadaan baik yang indah menyenangkan..hingga keadaan yang yang tidak mengenakkan.. Dimana kita harus berhati-hati.. keindahan dan ketidak enakkan yang dihadirkan untuk membangkitkan rasa kepadaNYA.. Seberapa berapa besar rasa itu ditujukan kepadaNYA..