Basmallah

Sabtu, 31 Maret 2018

Jalani dengan lapang dada

Jalanilah hidup dengan lapang dada/gembira..
Sekalipun saat ini sedang susah, sedih, duka, kekurangan, tidak mengenakkan, dst..
Sesungguhnya dibalik itu semua, ada hal-hal yang sedang bertumbuh di dalam jiwa..

Semoga ALLAH SWT, mengampuni dosa kesalahan yang pernah kita perbuat..
dan menukar semua itu dengan kebahagiaan..

Amin ya robbal 'alamin..

Jumat, 30 Maret 2018

Sungguh menyedihkan Ibu Pertiwi

Ingatlah..!
Indonesia Negeri yang kaya raya dengan berbagai sumber daya alam, budaya, adat istiadat, hewani, tumbuh tumbuhan, kekayaan hutan, tambang, laut dan isinya..
Bagaimana mungkin bisa negeri ini terjerat hutang piutang yang mangkin dalam..?
Hutang tersebut sesungguhnya untuk siapa ?

Pembangunan dengan hutang Riba, semakin mendatangkan kesengsaraan bangsa/negara dan kehinaan.. Ujungnya rakyat/masyarakat luas mengalami penderitaan yang dalam.. dimana pengelolaan negara tidak fokus kepada kebutuhan pokok rakyatnya..

Cermati dengan teliti, berbagai hal seperti; subsidi dihilangkan.. harga-harga kebutuhan pokok dilambungkan.. melakukan import diberbagai komediti kebutuhan khususnya pangan dst.. Tentu semakin mematikan usaha rakyat..

Kebutuhan pokok menjadi sulit didapatkan, harga terus saja naik dalam setahun seperti listrik, BBM, Gas dst.. tanpa kajian dan upaya memberikan solusi dari akar masalah.. semua hanya demi pencapaian pendapatan negara..

Diperburuk dengan terbuktinya korupsi disana sini dengan jumlah yang sangat besar oleh aparat negara, dan bekerjasama dengan bandit-bandit dalam melubangi kapal NKRI.

Upaya penyelundupan besar-besaran sabu-sabu untuk merusak generasi muda oleh negeri tetangga..

Membiarkan TKA terlibat pada proyek2 industri & infrastruktur dalam negeri dalam jumlah besar.. sama saja membunuh peluang kesempatan kerja bagi anak bangsa.. yang notabene banyak pengangguran.. sadarkah wahai..?

Sungguh ini menyedihkan Ibu Pertiwi.. bagaimana nasib anak keturunan bangsa dikemudian hari.. Amanah tidak dijaga dengan baik.. Semakin memberikan peluang kehancuran yang makin dalam.. Apakah kita tega mewariskan beban dan keburukkan tersebut..

Ambisi membangun negara dengan cara-cara liberal, brutal..kapitalis.. sungguh sangat menghinakan negeri ini.. tidak sebanding dengan kekayaan alam yang telah dianugerahkan ALLAH SWT.

Semoga ini bukan sekedar tulisan.. namun dapat mengembalikan semangat, kesadaran kita semua untuk berbangsa dan bernegara.. selalu menghormati para pendahulu pejuang NKRI yang telah rela berkorban demi anak cucu..

Yang tersinggung berarti masih lebih baik, hanya perlu berubah..

Semoga ALLAH SWT tidak melaknat negeri ini..

Amin ya robbal 'alamin..

Rabu, 28 Maret 2018

Pikirkan sebelum bertindak

Kesempatan itu datang sekali..
dan kita tidak mengetahui apakah kesempatan yang sama akan datang kembali..
Pikirkan dan renungkan sekali sebelum bertindak akan lebih baik..
Kesempatan berikutnya bisa saja ada, tetapi suasana, rasa dan waktu sudah berbeda..

Namun demikian tetap waspada..! jangan mengikuti hawa nafsu..
Apabila salah dalam mengambil keputusan.. maka seribu sesalpun tiada gunanya..

Semoga ALLAH SWT selalu memberikan Taufik dan HidayahNYA kepada kita semua..

Amin ya robbal 'alamin..

Kotoran-kotoran itu adalah najis

Tanpa diketahui dan disadari, bahwa kita melihat/mendengar/beranggapan sesuatu itu najis..
Padahal diri kita sendiri penuh dengan lumuran najis..
Bukan kah kita setiap hari harus mandi untuk membersihkannya..
Membersihkan dari kotoran-kotoran yang melekat.. 
Baik kotoran dari luar tubuh seperti debu atau dari keringat yang keluar dari dalam tubuh..
Apabila kita tidak membersihkan kotoran tersebut pada tubuh, maka apa yang akan terjadi..?

Terutama jiwa ini yang selalu dikotori dengan waksangka, membicarakan Aib orang.. menuduh.. merendahkan..sombong.. ujub.. dst.. 
Mari renungkan dan lakukan..

Semoga ALLAH SWT selalu memberikan petunjuk kepada kita semua agar tidak kotor dan kotor lagi.. sehingga sulit menerima kebaikkan..

Amin Ya Robbal Alamin..

Orang Kuat seperti apa ?

Ketahuilah bahwa orang yang kuat itu..
Bukan lah orang yang badannya besar dan berotot..
Bukan orang yang banyak uangnya, bisa menggerakan orang banyak..
Bukan orang yang mempunyai kekuasaan, bertindak sesuai kemauannya..
Bukan orang kaya yang banyak uang/hartanya sehingga bisa membayar apa yang diinginkan..
Bukan orang banyak ilmunya hingga bisa membodohi orang..

Melainkan orang yang kuat mengendalikan dirinya dari perbuatan tercela..
dan menguasai dirinya untuk selalu berbuat baik dan sabar..

Semoga kita semua mudah menjadi orang kuat..

Amin ya robbal 'alamin..

Jumat, 23 Maret 2018

Memukul diri sendiri akibat dari perbuatannya

Sungguh kita dalam kerugian yang nyata..!

Apabila hidup diisi/dipergunakan pada hal-hal yang tidak bermanfaat.. dan selalu cendrung membuat kerusakan/keburukan atau perbuatan negatif terutama kepada diri sendiri dan efek lain/domino kepada orang lain.. kena imbas dari perbuatan negatif tersebut..

Baiknya berupaya untuk selalu menjaga diri dari perkataan yang tidak bermanfaat, membuka Aib/kekurangan seseorang, menjelek-jelekkan orang, saudara, siapa saja dst..

Seperti pribahasa "Semut diseberang terlihat jelas, sedangkan gajah didepan mata tidak tampak". maka keburukkan yang disampaikan tersebut, cepat atau lambat akan datang balik kepada si perbuat hal negatif tersebut.. Astagfirulloh Al Adzhiim..

Tidak perlu mencari pujian, pengakuan dan penghargaan dst.. karena semakin diharapkan dari perbuatan tersebut, maka akan menusuk/ memukul diri sendiri..

Mari kita bersihkan mulut dan gigi yang selalu digunakan setiap hari..
Sesungguhnya kotorannya masih tetap menempel dan terus menerus menebarkan aroma busuk..
yang tidak kita sadari dan terlupakan..
Kata-kata sampah senantiasa meluncur deras dari mulut kita, tanpa sanggup tertahankan;
Fitnah, dusta, ujub, riya, sombong, adudomba, caci maki, hinaan, pelecehan..

Telah mengotori halaman diri kita dan menebarkan aroma busuk hingga kesekitarnya.. 
Tercium semakin bau dan tak hilang-hilang..

Semoga kita semua terjaga dari perbuatan tercela tersebut.. dan mendapat ampunan ALLAH SWT.

Amin ya rabbal 'alamin..

Rabu, 21 Maret 2018

Bencana Sesungguhnya

Setiap rezeki; kesehatan,harta, usaha, pekerjaan dst.. yang didapat/dimiliki.. dimana tidak Mengantar/membawa lebih mendekatkan diri kepada ALLAH SWT,
Sesungguh adalah Bencana..!
Bencana yang lebih besar dari bencana sesungguhnya yang datang pada manusia..

Semoga kita semua bersama..yang mengetahui hal ini.. tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan oleh ALLAH SWT.

Amin ya rabbal 'alamin..

Sabtu, 17 Maret 2018

Terjaga dari tidur lelap

Sesungguhnya banyak dari kita saat ini sedang tertidur..
Beberapa diantaranya;
Ada yang tertidur pulas..
Ada yang setengah pulas..
Ada yang sedang dalam mimpi..
Bahkan beberapa mungkin tidak bisa memejamkan mata..
Karena perjalanan cukup jauh..
Dan juga tidak diketahui akan berhenti kapan dan dimana..
Sehingga banyak yang tidak siap-siap..
Hal ini membawa kepada prilaku orang tersebut..
Dan tentu beraneka warna yang ada..
Bagi yang selalu terjaga, menjadi kehati-hatian agar tidak terlena, terbawa mimpi.. sehingga tertidur lelap..
Hanya yang selalu terjaga dalam tidurnya yang dapat mengetahui setiap jalan yang telah dan akan dilaluinya..

Semoga yang mengetahui dan tidak mengetahui hal ini selamat dalam perjalanannya..
Amiin ya rabbal 'alamiin..

Perubahan Menyertai dengan terapi berbeda

Seorang tamu yang baru saja datang dari kampung atau luar kota..
Kedatangannya pertama kali sangat di nanti & disambut spesial oleh tuan rumah..
Namun apabila tamu tersebut sudah sering berkunjung dan menetap lama..
Secara berangsur-angsur pelayanannya tidak akan seperti diawal & surprise-nya tentu sudah berbeda..

Orang yang baru pertama kali belajar ilmu atau pelajaran akan dituntun oleh gurunya dengan sabar dan penuh perhatian..
Namun setelah ilmu atau pelajaran tersebut sudah dimengerti dan dipahami,
maka murid tersebut tidak akan diberikan ilmu dengan pelayanan seperti diawal..
Sehingga terapi ilmu menjadi berbeda..

Inilah Hal yang kadang tidak dimengerti & dipahami dalam kehidupan..
Apabila kita sudah bertambah ilmu, pengetahuan, iman dst..
tentu hal-hal tersebut akan mengiringi dirimu sesuai dengan perkembangan tersebut..
Jangan berharap akan kembali seperti terapi diawal.. artinya tentu tidak ada kemajuan..


Semoga dapat dihayati.. Amiiin..

Jumat, 16 Maret 2018

Ikhlas Menerima Kenyataan Hidup

Percayalah dirimu begini sudah berjalan sesuai dengan kehendakNYA..
Jangan menolak, mengeluh dengan apa yang sudah diberikan..
Baik dan buruk hanya tampak dari pandangan manusia saja..

Mari bersama kita jalani hidup ini dengan selalu beribadah mengingat(dzikir) kepada ALLAH SWT.. Hakekatnya sesuatu yang engkau tidak sukai pada dasarnya sangat baik untuk dirimu..

Bisa Juga sebaliknya sesuatu yang engkau sukai, dapat menjerumuskan atau melalaikanmu dari mendekatkan diri kepadaNYA..
Kecuali orang2 yang dalam hidupnya berjalan dengan waro'(kehati-hatian)

Semoga kita semua diberikan kekuatan Iman & sabar oleh ALLAH SWT..

Amiin Ya Rabbal 'Alamiin..

Sabtu, 10 Maret 2018

Perenungan Perjalanan Hidup

Sesungguhnya kita tidak mengetahui apa-apa yang sedang terjadi pada diri kita sendiri.. baik yang dahulu, hingga saat ini, apabila kita tidak mencoba merenungkannya.. Itupun belum ada jawaban pasti, tetap masih belum jelas.. kecuali ALLAH SWT menghendakinya.. Disini diperlukan akal pikir mencoba mengkaji diri dengan hati yang selalu dibersihkan..

Sedikit yang dapat mengetahui dengan jelas kisah perjalanan hidupnya, bagaikan lembaran buku diary. Kisah seseorang yang sedang melakukan berpergian.. Apa saja yang sudah terlewati.. dan yang membekas pada dirinya dan juga yang sudah dilupakan atau terlupakan..

Yang membekas menjadi sebuah pengalaman hidup, baik hal baik atau hal buruk yang terjadi padanya.. Bagaimana kita bisa mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut untuk langkah-langkah selanjutnya.. yang selalu sibuk dengan kegiatannya, tentu tidak ada kesempatan untuk melakukan perenungan diri..

Sejak dini lakukan investasi kebaikkan walaupun tidak serta merta kebaikkan mendatangkan kebaikkan.. kadang malah sebaliknya.. namun investasi/modal kebaikkan tersebut akan berbuah amal kebajikkan.. yang akan menguntungkan diri kita sendiri kelak.. begitu juga sebaliknya investasi keburukan yang kita perbuat..

Semoga kita semua selamat dari keburukkan diri sendiri dan terhadap orang lain.. 
Amin ya Rabbal 'alamiin...

Jumat, 02 Maret 2018

Perlu menjaga keseimbangan jiwa

Setiap kali kami berusaha berbuat lebih baik, mendapat pukulan(baca;terpaan)
datang menguji ke sungguhan hati..  Hal tersebut sudah biasa terjadi dalam setiap perjuangan melawan diri sendiri.. namun kenyataan kita perlu melonggarkan usaha/upaya tersebut (agar menjaga keseimbangan) Jiwa belum cukup kuat menghadapi setiap kenyataan yang ada dan terjadi..
namun bukan berarti pasrah.. tetap berjuang hanya dengan cara yang sedikit berbeda dari kebiasaan..

Biarlah jiwa ini tumbuh alami sesuai garis hidup dan alami..
Semoga ini menjadi bertanda baik.. jangankan lihat keluar..
Lihat kedalam diri sendiri saja sudah tidak aman..
dimana pengaruh kehidupan yang datang menerpa rasa..
Atmosfir negeri ini sudah sangat mencemarkan hawa panas..

Mari kita berdoa bersama agar negeri ini, dan kita semua selalu dalam lindunganNYA..
Amin ya rabbal 'alamiin.. 

Pendapat Lantunan SYIIR YA LAL WATHON SEWAKTU SA’I

Apa yang terjadi bila setiap negara punya caranya masing-masing.. pada saat sa'i atau selepas sa'i ?
walaupun itu baik/bagus setidaknya jangan dilakukan ditempat ritual orang umum sedunia..
karena bisa menimbulkan hal-hal, waksangka..dst.. yang bisa mengakibatkan menjadi perbuatan yang tidak disukai jamaah lain diluar Indonesia dan tidak menjadikan sakral secara budaya Haji/Umroh..

Sekilas hanya membangkitkan Ghiroh buat umat muslim Indonesia/NU..
Tentu ini akan mengundang polemik dunia..
Apakah Muslim Indonesia ingin menonjolkan diri..
Kalau iya, mari mulai dari tanah air dengan menguatkan persatuan sesama muslim yang beraneka ragam, ormas, aliran islam dst.. baru lakukan mendunia..
Indonesia semakin menjadi sasaran empuk dengan tidak adanya persatuan & kesatuan,
khususnya di kalangan Ulamanya..
Ini pendapat saya pribadi, mohon kekeliruan saya ma'afkan..