Basmallah

Minggu, 15 Juni 2014

Kesibukan yang menerpa

 Usiaku sekarang.. banyak sudah yang dilalui..
 Rasanya tidak ada lagi keinginan(angan-angan)..
 Kesibukan-kesibukan yang menerpa.. serasa tidak memberi ruang..
 yang ada hanyalah memikirkan dari kesibukan itu sendiri..
 Pikiran dan jasad terperangkap pada kesibukan..
 yang ada pada pikiran hanyalah pekerjaan/duniawi saja..
 hingga kadang dan sering melalaikan dari kewajiban..
 Apalah daya.. manusia penuh dengan kealpaan dan kelalaian..
 kesibukan dan kesenjangan waktu.. didatangkan kepada kita hakekatnya sama..
 menerpa/dikondisikan.. apakah Dia tetap istiqomah atau malah semakin jauh dari NYA..
 seolah-olah semua tidak terkendali..
 Kitalah pengontrol/pengendali dari kesibukan itu semua..
 sehingga termasuk manusia yang dikehendakiNYA..
 Sungguh merugi.. bila kita tidak mengetahui atau mengetahui namun terperangkat olehnya..
 Semoga saya dan semua yang menyukai status ini tidak termasuk orang-orang yang lalai..
 amin yra..

Menjadi manusia yang dikehendaki

Tetas air mata mengalir..
membasahi pipih yang sedari tadi kering..
rasa nikmat yang diberi..
tidak dapat diukir walau dengan beribu tulisan emas membanjiri..
rasa itu tidak bisa hadir..
walau seribu usaha tanpa DIA kehendaki..
hari-hari terparti didalam sanubari..
menjadi tambah mengerti dan semakin mengalami..
tak kuasa menahan diri..
menjerit hati ini menahan pedih.....
kepedihan yang diberi agar bisa dimengerti..
hingga DIA kehendaki kemana harus pergi..
sungguh indah baginya..
menjadi manusia yang dikehendaki..
walau harus mendaki bumi tanpa beralas kaki..
yang penting di hari akhir nanti..

Anak belajar jalan

Hidup bagaikan anak belajar jalan..
Saat berdiri berusaha jalan dan jatuh lagi..
Berjalan lagi dan jatuh lagi..
Hingga benar-benar berdiri dan berjalan lancar..
Namun umumnya setelah lancar berjalan akan berlari dan jatuh dan jatuh..

Manusia banyak tidak sadar..
Yang sadar dihadapi hal-hal hingga sadarnya melemah dan bisa hilang..

Mengapa demikian, karena dia masih berpijak pada dunia..

Kecuali dimungkinkan ALLAH SWT

Bagaimana mungkin menanam pohon buah hari ini.. berharap satu dua hari sudah berbuah..
Bagaimana mungkin mengusahakan sesuatu.. usaha langsung berjalan dengan baik..
Bagaimana mungkin berobat dari suatu penyakit.. sekali datang berobat langsung penyakit sembuh..
Bagaimana mungkin berdoa hari ini.. doa langsung dikabulkan..
Bagaimana mungkin baru masuk sekolah.. besok sudah naik kelas..
Semua ada proses.. berihktiar.. dan bertawakal..
kecuali dimungkinkan oleh ALLAH SWT