Basmallah

Minggu, 26 November 2017

Roh / Jiwa juga butuh perawatan

Kendaraan saja perlu di service secara berkala..
Apa lagi roh/jiwa kita sendiri..
Roh itu sebenarnya peka terhadap kotoran atau debu kebathilan..
Apabila debu yang menempel dibiarkan..
maka lama-lama akan tebal dan melekat dalam jiwa..
Sehingga akan sulit menerima hidayah atau pesan-pesan kebajikkan..

Tengok/lihat lah jendela kaca, atau lantai rumah.. beberapa hari.. beberapa minggu..
beberapa bulan.. atau beberapa tahun.. tidak pernah dibersihkan..

Bagaimana kira-kira dengan kotoran/debu yang menempel..?
Tentu sudah menyatu bukan..?
Sehingga sudah agak sulit atau sukar dihilangkan/dibersihkan..
Perlu cukup waktu dan usaha untuk membersihkannya..

Semoga yang suka status seperti lni, selalu dalam lindunganNYA..
Dan yang belum mengerti dan paham dalam hal tersebut..
Semoga segera mendapatkan hidayah dari ALLAH SWT..

Amin ya rabbal 'alamin..

Kunci sebagai tanda

Kesedihan, kesusahan dst.. hal-hal yang paling sering mengganggu manusia..
Hakekatnya kesedihan, kesusahan tersebut untuk melatih..
menggiring kepada keadaan yang lebih baik..
Untuk mencapai ma'rifat kepada ALLAH SWT..

Ketidak berdayaan tersebut sesungguhnya adalah kunci..
agar manusia kembali kepada fitrahnya, yaitu suci..
Mau membersihkan roh/jiwanya agar dapat dengan baik..
Memahami apa yang sedang terjadi..
Dan kejadian selanjutnya yang akan dilewati dalam hidup selanjutnya..
Signal ini diberikan sebagai tanda kepadanya..

Namun bagi yang melihat mengetahui akan hal tersebut..,
juga menjadi pelajaran kepadanya..
Suatu waktu hal tersebut bisa saja juga terjadi kepadanya..

Terperangkap diri sendiri

Didalam langkah yang sudah kita ambil..
tidak pernah ada langkah yang salah..

Hanya kadang kita lebih cendrung berwasangka buruk(negative thinking)..
Terhadap sesuatu yang dihadapi atau yang sedang dijalankan..

Filter dalam diri sangat mempengaruhi langka kita selanjutnya..
Dan ini bisa membuat kita menjadi tersandung.. dan terperangkap..
dalam diri kita sendiri..

Mencari dan Mencapai dalam hidup

Dimanapun kita berada.. dalam keadaan apapun..
Banyak yang bisa kita ambil pelajaran dan menjadi pengetahuan kita..
Sesungguhnya ALLAH SWT memberikan akal untuk digunakan berfikir..
Mencari dan mencapai kebaikkan dan kemuliaanNYA...

Tanpa kita sadari semua yang kita lakukan selalu diawasi..
dan digiring kearah yang lebih baik..
Hanya karena keterbatasan iman dan pengetahuan kita..
Sehingga sebagian terperangkap dalam dirinya sendiri..

Marilah kita renungkan dan berusaha untuk memahami..
Hakekat yang sebenarnya akan hidup ini..

Minggu, 19 November 2017

Sudah Jelas tanpa di kata

Tidak ada lagi kata-kata terucap..
Mau dikatakan apa lagi..
Semua sudah jelas tanpa dikata..
Hanya kita sendiri yang mempersempit diri..
Kata-kata hanya sebagai pengingat..
Tanpa kata-kata harusnya sudah dimengerti..
Namun nyatanya masih diperlukan kata-kata..
Jadi apa makna dari kata-kata tersebut..
Hanya diri anda sendiri yang mengerti..
Dimana kata-kata tersebut ada pada dirimu..
Kata-kata terasa sejuk, seperti sedang disiram air..
Sejuk disekujur tubuh bermandikan air..
Kata-kata bisa menjadi seperti air atau malah sebaliknya..
Semua bergantung kepada pemiliknya..

Manusia selalu dalam kelalaian

Alam semesta dalam penjagaanNYA.. Termasuk kita semua walau selalu dalam kelalaian..
Tidak pernah tidur dan selalu mengawasi mahluknya(ayat kursi)

Subhanallah.. Allahu Akbar..

Masih saja kita lalai, ingkar, ragu, cemas, kuatir, melakukan perbuatan tercela dst..
Sifat manusia yang selalu ada dan melekat..
Mengapa hal tersebut masih saja sulit dihadapi..
Karena manusia diberi syahwat atau hawa nafsu.. tanpa hal tersebut bukan lah manusia..
Akal pikir mengendalikan jasmani..
Rohani/iman, keyakinan naik & turun sesuai keaadaan..
Rohani mengendalikan akal/pikir, bahwa setiap perbuatan ada pertanggungjawaban..

Perlunya kita menjaga keseimbang rohani dengan selalu beribadah mendekatkan diri kepadaNYA.. dengan usaha & upaya..walau kadang masih dibenturkan dengan kebutuhan jasmani yang tidak akan selesai.. hingga berpisah dengan dunia..

Disini perlunya kontrol diri, atau pengendalian diri dari syahwat/nafsu yang selalu menggoda & menjerumuskan manusia keperbuatan yang tidak di ridhoi ALLAH SWT.

Senin, 13 November 2017

Diri sendiri lebih banyak keburukkan

Janganlah kita sibuk mencari kesalahan orang lain, sedangkan diri sendiri bisa jadi lebih banyak keburukkannya..

Emang dunia ini di imbangi dengan kebathilan, dan kebathilan hakekatnya tidak akan punah hingga manusia itu sendiri tiada/berakhir..

Allah SWT sandingkan kebaikkan dan keburukan untuk mengasah manusia berpikir..

Sehingga selalu dapat mendekatkan diri kepada NYA..

Memohon petunjuk dan pertolong hanya kepada NYA semata.

Selasa, 07 November 2017

Tabah Selalu

Berusahalah.. selalu untuk memperbaiki diri..
Walau keadaan semakin tidak menentu dan menghimpit..
Emang itu yang dikehendaki darimu..
Agar kita dapat menjadi manusia yang tabah.. beriman..
Menjadi semakin kuat jasmani dan rohani..
Tidaklah sesuatu itu diperoleh begitu saja..
Haruslah melalui usaha,. doa.. dan sabar..
Hanya kepadaNYA kita semua akan kembali..
Apakah itu masih belum jelas..
Semoga semua menjadi barokah dan mendapat ridhoNYA..
Amin ya Rabbal 'Alamin..