Berbuat kebajikkan itu bagaikan seseorang yang sedang menanam pohon.. dan berbuah manis, enak di makan..
Dengan kata lain..Sementara pohon di tanam & tumbuh, lalu di rawat, di siram air..
dan diberi pupuk, agar subur..
Selanjutnya pohon tersebut harus di jaga, di rawat dari hama dan dari pengganggunya..
Oleh karena itu janganlah kita merusak sesuatu kebajikkan yang sudah kita tanam atau
pupuk dengan baik..
Hal tersebut bagaikan tanaman yang sedang tumbuh subur..
Oleh karena prilaku buruk, kita tebang atau di rusak.. sehingga menyebabkan tanaman
atau pohon belum sampai waktu berbuah.. sudah mati atau gagal berbuah..
sehingga kita pun tidak bisa menikmatinya..
Semoga kita tidak seperti orang yang sedang menanam tersebut.
Dengan kata lain..Sementara pohon di tanam & tumbuh, lalu di rawat, di siram air..
dan diberi pupuk, agar subur..
Selanjutnya pohon tersebut harus di jaga, di rawat dari hama dan dari pengganggunya..
Oleh karena itu janganlah kita merusak sesuatu kebajikkan yang sudah kita tanam atau
pupuk dengan baik..
Hal tersebut bagaikan tanaman yang sedang tumbuh subur..
Oleh karena prilaku buruk, kita tebang atau di rusak.. sehingga menyebabkan tanaman
atau pohon belum sampai waktu berbuah.. sudah mati atau gagal berbuah..
sehingga kita pun tidak bisa menikmatinya..
Semoga kita tidak seperti orang yang sedang menanam tersebut.
Dimana pohon ditanam dan di rusak sendiri..
akhirnya tidak mendapatkan apa-apa dari tanaman atau pohon tersebut.. (baca: perbuatan sia-sia)