Basmallah

Senin, 16 Maret 2020

Fokus untuk menghadirkannya

Kenapa terlalu teliti melihat kesalahan orang lain..
padahal sama seperti yang sedang melihat..
tentu juga ada banyak kekurangan padanya.!

Banyak keindahan terdapat pada sesuatu yang dianggap sepele.!
karna tak fokus sehingga hal itu terlewatkan begitu saja.!

Kekaguman akan hadir setelah dapat fokus pada apa yg dilihat, 
dicermati, dipelajari & seterusnya dipikirkan.!?
Selanjutnya coba beri kesimpulan ?

Hidup identik Nelayan

Hidup itu identik seperti nelayan yang sedang berusaha di lautan luas..
Sepenuhnya berharap pancingan atau jaring/jala mendapatkan ikan yang banyak..
Ia berusaha/berjuang mendapatkan ikan dengan berbagai cara dilakukannya..
Namun hasil yang diharapkan, tak sedikit pun luput dari rahmat Allah SWT, 
mengatur & memberikan ikan tersebut sehingga terpancing masuk dalam jaring/jalanya..

Subhanallah.. Allahu Akbar..

Apakah pantas hamba meminta ?

Apakah pantas seorang pembantu/pelayan/hamba, menanyakan gaji 
kepada majikan setelah dia bekerja.?

Lantas bagaimana kebutuhan pembantu/pelayan/hamba tersebut.? 
tentu tuan/majikan lebih mengetahui kebutuhan tersebut.!

Begitu pun manusia..
Apakah pantas setelah beribadah/berbuat kebajikkan (amalia), 
terus me-minta2 agar hajatnya dikabulkan.. sebab ia sudah beribadah/berbuat.? 

Sesungguhnya DIA Maha mengetahui segala persoalan mahklukNya.!
Mari direnungkan bersama, sehingga menjadi lebih baik lagi iman/kenyakinannya.

Lakukan saja dengan baik

Orang bodoh melihat dengan mata kepalanya.,
Orang yang berakal memandang dengan mata akalnya..
Orang yang ma'rifat memandang dengan mata hatinya...

Ilmu tidak berguna kecuali diamalkan...
Amal tidak berguna kecuali dengan keikhlasan..
Kelak ilmu yang tidak diamalkan akan menuntut & mencelakakanmu..

Janganlah larut dalam kesedihan & duka.. 
Walau semua tak mudàh dilalui.. 
Namun itu sudah menjadi suratan yang harus dihadapi dengan Ikhlas & Sabar..

Perbuatan baik menolong diri sendiri

Orang cenderung lebih suka bersandiwara dalam kehidupannya..
Padahal dalangNya tidak menghendaki..
Yang terjadi menambah beban kehidupannya..

Ketidakmampuan pada diri, sehingga cenderung menilai orang lain negatif ! 
Padahal anggapan tersebut yang dapat menolongmu agar bisa positif.!

Berbuat baik pada orang lain untuk menyenangkannya ? 
Nyatanya perbuatan itu lebih untuk diri sendiri..
orang lain hanya menjadi sarana saja..

Hanya menyingkirkan saja

"Usahamu bukan untuk mencari cinta sejati..
tapi sepenuhnya menyingkirkan dinding penghalang\
yang ada dalam dirimu sendiri"..
agar dapat segera dengan mudah menemukan cinta.. 
Setelah bebas dari dinding pengahalang..

Jangan pernah merasa.!

Kita se-olah2 kuat dgn apa yg dimiliki..
Padahal sangatlah lemah tak berdaya..

Kita merasa pintar dgn ilmu & pengetahuan yg telah dipelajari..
Padahal bodoh tak pernah tahu apa yg akan terjadi kemudian pada diri kita..

Merasa sudah memiliki ini itu harta, kekuasaan..
Padahal tidak punya apa2 & tdk dibawa mati.. bahkan akan dihisab kelak.!

Yang diperlukan adalah amal sholeh & taqwa.. itupun harus dgn ikhlas & sabar.. 
Melalui proses panjang & meletihkan.. 
Melalui perjuangan melawan diri sendiri..

Apapun itu menjadi bagiannya

Tak menjadi yang besar..
Tak menjadi nomor satu..
Tak menjadi yang utama..
Tak menjadi yang dispesialkan..
Apa lagi..? dst.!
Tak mengapa.! 
Terpenting menjadi bagian dari yang disebut diatas.
Bersediakah.!?