Basmallah

Sabtu, 11 Oktober 2014

Mencapai kemuliaan disisiNYA

Sesuatu yang didapat dengan susah payah/jerih payah..
sesungguhnya lebih bermakna/bernilai disisi Allah SWT..
daripada didapatkan begitu saja.. Kenapa demikian ?
karena jerih payah/ikhtiar adalah kewajiban setiap manusia..
menjadikan ladang perbuatan/amal/ibadah untuk mendapatkan rezekiNYA..
entah kapan..? bagaimana..? dan dimana berada..?

Walaupun tidak semua Jerih payah tersebut membuahkan hasil/keberuntungan..
bahkan bisa saja malah belum atau tidak mendapatkan apa-apa..
lebih tragis lagi sebaliknya mendapatkan musibah/keburukan/kerugian..
oleh karena hal-hal yang tidak bisa diperhitungkan dengan akal..

Pengetahuan manusia hanya sebatas akal dan apa yang dilakukannya saja..
Sedangkan apabila Dia mengetahui apa yang terjadi kepadanya..
kemudian dia melihat kepada yang Maha memberi semua itu kepadanya..
akan timbul rasa.. rasa yang lain.. rasa yang lebih dalam.. kepadaNYA Yang Maha Segalanya..

Sebaliknya sesuatu yang didapat dengan mudah tanpa bekerja keras atau jerih payah..
sesungguhnya adalah modal yang harus dikembalikan..
Apabila tidak di manfaatkan.. tidak dipergunakan kepada jalan yang dikehendakiNYA..
akan timbul rasa pada jiwa.. kesombongan.. keangkuhan..kekikiran..memperkaya diri sendiri..dst..
menjadikan jiwa semakin tumpul..lemah.. tidak bermakna.. dalam mencapai kemuliaan disisiNYA..
ini merugikan bagi yang sudah mendapatkan kemudahan tersebut..
Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari hal ini.. amin yra..

Selalu melihat orang lain

Kita selalu melihat orang lain banyak lebihnya dari pada diri kita sendiri..
padahal diri kita juga terdapat banyak kelebihan dari pada orang lain..
Kita selalu melihat orang lain banyak kekurangan dari pada diri kita sendiri..
padahal diri kita juga terdapat banyak kekurangan dari pada orang lain..
Begitulah manusia.. suka membanding-bandingkan kelebihan dan kekurangan tersebut.. sehingga Dia lupa/lalai dalam bersyukur kepada Allah SWT.
Bahkan yang lebih buruk lagi adalah menjadikan Iri dan dengki.. dan melakukan perbuatan-perbuatan tidak terpuji..sombong.. serakah/tamak.. perbuatan mubazir.. dst..
Sesungguhnya kelebihan dan kekurangan tersebut untuk saling memenuhi satu dengan yang lainnya.. saling berbagi dan saling menolong.. bukan untuk mengungguli.. dan mempercundang yang lainnya..
Semoga Allah SWT mengampuni akhlak buruk kita tersebut.. amin yra..

Jumat, 10 Oktober 2014

Tidak membekas pada jiwa..

Sesungguhnya sholatmu.. ibadahmu,. zakatmu.. puasamu.. hajimu.. apa saja yang dilakukan apabila tidak didasarkan kepatuhan semata kepada NYA.. perbuatan/amalia tersebut tidak akan membekas pada jiwa..
sehingga perbuatan selalu saja tidak sinkron atau bertolak belakang.. dan tentunya tidak akan mencerminkan ahklak perilaku/sikap/karakter yang baik atau yang mempesona..
Kita sudah berbuat banyak dalam ibadah.. namun sayang ibadah yang dilakukan tersebut tidak sesuai dengan prilaku..
Adanya sholat dan puasa.. untuk mengendalikan diri dari perbuatan yang tidak terpuji dan tercela.. namun tetap saja kita enteng melakukannya.. sehingga menjadikan sholat dan puasa kita tidak bermakna.. tidak berdampak perubahan pada diri.. Subhannallah.. begitulah kami yang penuh nista..
Semoga mendapat lindungan dan pengampunanMU ya Allah..

Hanya bergantung kepada NYA

Semakin sulit.., semakin tertekan.., semakin menderita..., semakin tidak berdaya.., semakin tidak ada artinya.., semakin mengakui bahwa diri ini tidak ada daya upaya.. lemah.. sangat lemah.. dan hanya bergantung kepada NYA..
tidak kuasa untuk berdiri.. tidak kuasa untuk berjalan.. tidak kuasa untuk bicara.. tidak kuasa untuk menyampaikan.. tidak kuasa untuk berbuat.. tidak kuasa untuk bertindak.. tidak kuasa untuk mengerti dan memahami apa yang diinginkan NYA.. hanya DIA semata yang memberikan keberdayaan tersebut kepada mahlukNYA..
Sekalipun perbuatan tercela.. perbuatan dosa.. perbuatan nista.. perbuatan yang merusak.. perbuatan yang merendahkan diri sendiri.. perbuatan yang menggannggu orang lain.. perbuatan yang menjerumuskan diri sendiri dan keluarga.. tidak dapat terkontrol.. terkendali oleh karena hidayah bukan milik mahlukNYA.. tidak bisa diciptakan.. hanya DIA yang kuasa memberi dan mentakdirkan kepada MahlukNYA.. Semoga kita semua selamat dunia dan akhirat... amin ya robbalalamin..