Basmallah

Senin, 20 Februari 2017

Tidak maunya hati menerima kenyataan

Masalah sulit bisa menjadi mudah..
Masalah mudah bisa menjadi sulit..
Kira-kira kenapa ya..?
Karena tidak maunya hati menerima kenyataan..(qudrat & Iradat)
Lakukanlah semua untuk dirimu sendiri.. walaupun tujuannya untuk orang lain..
Katakan ini untuk dirimu sendiri.. walaupun nyatanya untuk memberi pada orang lain..
Kebajikkan sesungguhnya untuk dirimu.. setiap perbuatan kebajikkan akan memperoleh hasilnya..
Keburukkan sesungguhnya juga untuk dirimu sendiri.. setiap perbuatan keburukkan akan memperoleh ganjarannya..
Siapa yang menanam maka ia akan menuainya..
Perlunya usaha untuk mengerti dan memahami sehingga mudah untuk bisa menjalankannya..
Walaupun kenyataan banyak sandungan pada saat usaha tersebut dilakukan..

Mari kita bersama menjaga diri dan keluarga dari keburukkan..
Khususnya pada masa Pilkada dan selanjutnya..

Situasi akan menjadi pedang tajam

Pilkada DKI ini bukan masalah Politik semata..
Tetapi masalah keadilan terhadap hukum yang harus ditegakkan bagi siapa saja yang memegang kekuasaan..
Apabila keadilan tidak di kedepankan, maka situasi akan menjadi pedang tajam.. mengunus kepada siapa saja, baik ke penguasa atau ke masyarakatnya..
Ke semena-menangan kekuasaan terhadap keadilan akan melahirkan kediktatoran, diskriminasi, pemecah belah persatuan, polemik berkepanjangan, kemerosotan ekonomi, merusak mental generasi penerus, suasana gaduh, hiruk pikuk sehingga jauh dari kenyamanan dan ketentraman..
Kenapa masih saja dipertahankan segelintir orang yang telah berbuat rusuh & gaduh..?
Apakah saat ini Negara sudah menjadi broken home/broken country ?
Semoga hal ini cepat berlalu seperti cuaca yang sedang berlangsung.. amin ya rabbal 'alamin..

Sabtu, 04 Februari 2017

Hidup adalah terpaan..

Awal tahun 2017 tidak luput tetap berlangsung terpaan..
Memang hidup itu selalu diiringi dengan terpaan..
Dibalik terpaan.. sungguh terdapat banyak kenikmatan..
Hanya manusia lemah apabila menggunakan akal semata..
Spritualnya tidak diasah/dilatih untuk memahami hal tersebut..
Itupun ada kudrat dan iradhatNYA atau atas hidayahNYA..
Namun manusia harus ada niat/berdoa atas kemauan tersebut..
Baru berpasrah diri.. "Lahaula walaquata illabillah aliyil azhiim.."

Apa Artinya ?

Apa artinya semua yang engkau miliki apabila tidak membawamu keberkahan..
Apa artinya kesenangan apabila membuatmu tidak gembira..
Apa artinya kesuksesan apabila tidak membuatmu bahagia..
Apa artinya memiliki ilmu tinggi apabila tidak membuatmu rendah hati..
Apa artinya sehat badanmu apabila tidak berbuat kebajikkan..
Apa artinya punya kekuasaan apabila tidak untuk menganyomi..
Apa artinya harta berkecukupan apabila saudara dan lingkungan berkekurangan..
Apa artinya popularitas apabila tidak menjadi contoh tauladan..
Apa artinya rumah mewah apabila tidak memiliki keturunan..
Apa artinya hidup di dunia apabila tidak untuk mengumpulkan bekal menuju akhirat..
Apa artinya jadi pemimpin apabila tidak memperhatikan kebutuhan/kesejahteraan rakyatnya..

Waktu sudah semakin dekat..

Sesungguhnya dengan mengetahui banyaknya perbedaan yang merusak..
dengan mengetahui keanekaragaman kebathilan..
dengan mengetahui banyaknya kejahatan kemanusiaan..
dengan mengetahui banyaknya penyimpangan pada pemegang amanat rakyat..
dengan mengetahui banyaknya ketidakadilan sosial..
dengan mengetahui banyaknya kesesatan rohani..
dengan mengetahui banyaknya kekufuran nikmat..
dengan mengetahui banyaknya kemunafikan beragama..
dengan mengetahui banyaknya perlakukan kedholiman ke yang lemah.. dst..
Tandanya waktu manusia.. waktu negara dan bangsa.. waktu kehidupan.. sudah semakin dekat..
Sebelum derasnya azab diturunkan..

Mari kita semua bersama hijrah ke jalan yang di ridhoi Allah SWT..

Nila setitik merusak susu seloyang..

Nila setitik merusak susu seloyang..
Jangan menutupi kejahatan.. sepandai-pandai tupai melompat..
pasti jatuh jua.. dunia/alam semesta bisa membaca melalui aura orang2 yang terdholimi..
Bagaimana mungkin bisa membela orang yang jelas-jelas tercela..
Perbuatannya tidak cukup sekali.. malah cendrung mengulang.. tanpa ada rasa tanggungjawab.. Akhirnya sangat merugikan diri sendiri..keluarga... pihak-pihak pendukung..
Sekalipun dikerahkan kekuatan uang untuk membayar sejumlah oknum..
yang mau terjerat perbuatan nista dan tercela.. tetap saja keburukan tidak dapat disembunyikan..
Bau merebak kemana-mana.. sadarlah yang sudah ikut ambil bagian dengan peran yang negatif.. sebelum jauh ikut terjerat.. bagaikan masuk dalam lumpur.. semakin beraksi semakin terjerat dan terperangkap.. ingat jangan sampai melampaui batas..
Semoga insyaf dan bertobat.. amin ya rabbal 'alamin..