Basmallah

Selasa, 26 Januari 2021

Ingat Anak Cucu Generasi Penerus

Sebaik-baiknya manusia adalah yg bermanfaat bagi orang lain..
Berbuat baik itu tdk semua bisa diterima dgn baik, bahkan bisa sebaliknya.. Kebajikkan dibalas dgn keburukkan.. alhasil dari perbuatan tersebut bukan kapasitas manusia.., tapi hak Pencipta makhluk yg membolak balikkan hati manusia..
Apa yg dicintai bisa buruk buatnya.. atau sebaliknya apa yg dibenci bisa sangat baik untuknya..
 
Semoga damai Indonesiaku.. khususnya umat, pemimpin, para ulama, dan para pencari kebenaran & keadilan.. tdk menjadikan perselisihan menyebabkan kerugian bersama..
Semoga negeri ini bisa kita persembahkan kepada anak cucu generasi penerus dgn menjaga persatuan bangsa Indonesia..

Aamiin ya robbal 'alamiin..

Tetap Jaga Keseimbangan

Hitam putih.. baik buruk.. ada yang membangun dan ada pula yang merusak.. ada yang berbuat kebaikan dan ada pula yang berbuat kejahatan..
Semua didatangkan berdampingan, agar tetap terjaga keseimbangan.. seperti itu adanya.. tidak akan lenyap hingga Allah SWT menghendakinya.. Seperti ada pagi.. ada siang dan ada malam.. seterusnya..
 
Lihat lah sejarah.. bagaimana kebaikan disampaikan oleh para Nabi dan Rosul.. kepada kaum-kaum nya.. tidak serta merta kejahatan tersebut hilang lenyap.. bahkan setelahnya.. tumbuh dan berkembang kembali.. Allah SWT mendatangkan itu semua agar dunia tempat/terpaan/pengasah manusia-manusia yang dikehendakinya..
Kita sendiri tidak mengetahui bahwa sesungguhnya musuh kita adalah diri kita sendiri.. dimana harus memerangi hawa nafsu/syahwat dari keinginan yang tidak kita sadari mengantar kita kepada kesesatan/kekufuran..
Mari bersama panjatkan do'a KepadaNYA.. agar kita semua tidak termasuk orang-orang yang merugi.. dan dapat diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW dan mendapat syafa'at Rasululloh kelak..

Aamiin ya robbal 'alamiin..

Niat saja Belum Cukup !

Niat saja belum cukup.. bahkan sdh disumpah diatas al qur'an masih terpeleset.. dimana fitrah manusia lemah.. mudah terperdaya & diperdayakan.!
Bukan kah sdh jelas dikatakan.. dunia bagai wanita yg mempesona.!
Bila tdk hati-hati, maka akan mudah terpleset, terjebak..
Lebih parah lagi, oleh sebab kita byk orang lain ikut tersesatkan.. 
ikut terpedaya.. ikut susah.. apakah itu bukan dosa jariah.!?
Yg di tanam bisa menjadi byk ranting dosa.. akibat perbuatan tersebut.!
Jgn bangga dgn apa yg di miliki.!
Sesungguhnya hidup sederhana itu lebih baik.. 
bekerjalah ditempat yg baik selama bisa memilih.. 
jika sdh didalam sistem.. berusahalah untuk menjadi pejuang kebaikkan 
demi keluarga dan umat.. 
Semoga barokah..Aamiin..

Tidak Pernah Lepas dari PengawasanNYA

👇Mengingatkan kembali..
Awan di atas sana bagaikan lautan luas..
Menyimpan banyak air yang tak kunjung habis..
Sudah berjuta-juta ditumpahkan namun tak kunjung usai..
Lautan air di langit membanjiri bumi berhari-hari..
bumi terendam hingga banjir disana-sini tak terkendali..
Andaikan manusia mengerti, tentu air tersebut tidak ditumpahkan ke bumi sedemikian rupa.. Andaikan manusia bisa.. tentu air hujan akan ditumpahkan ke daerah yang tandus dan kekeringan..
Namun itulah manusia yang tidak tau dan mengerti hakekat hujan yang ditumpahkan sedemikian rupa.. Adakah air sebanyak itu menjadi keberkahan.. atau air akan menjadi neraka baginya.!?
Bisakah hal ini menjadi kajian yang mendalam.. bahwa sesungguhnya manusia tidak akan lepas dari pengawasan PenciptaNYA..
Kalau ukuran perbuatan kebajikkan semata untuk penilaian dari sesama manusia..(tidak ada rasa takut kepadaNYA), maka pasti banyak yang melakukan pelanggaran..
dan kalau sudah demikian adanya, maka tidak hanya ada banjir air hujan.. yang ada adalah banjir malapetaka si seluruh negeri.
Terjadi banyak kerugian, kematian dan kengerian dimana-mana..
Mari kembali kita bertobat dan panjatkan do'a, bahwa sesungguhnya manusia sangatlah lemah dan tak berdaya..
Allah SWT sedang menerpa semua mahluknya.. agar jangan pernah lalai kepada NYA..

Bekal dan tujuan Perjalanan

Saat ini kita sedang dalam perjalanan alam dunia..
Dalam perjalanan tentu banyak sudah tempat yang dikunjungi..
dgn berbagai suasana yg berbeda beda..
Kadang penuh dgn kegembiraan.. kadang juga penuh kesulitan..
Ada yang mengasyikkan.. ada yang tidak mengasyikkan..
Terkadang jalan yang dilalui lurus.. terkadang jalan berliku-liku..
kadang jalan datar dan mulus.. kadang jalan berlobang-lobang, dst..
Baik perjalanan jarak dekat ataupun perjalanan jauh..
Tetap diperlukan niat, kemauan dan semangat untuk mencapai tujuan.. Tentu sangat diperlukan kesabaran, keikhlasan & ketenangan..
Diperlukan membawa perbekalan yang memadai, keyakinan, keimanan dan tawakal..
Jangan sampai kita tergoda di tempat persinggahan sementara tersebut..
Oleh karena letih, ngantuk, atau hiburan yang dinikmati, jgn sampai melalaikan..
Sehingga terlupakan pada tujuan awal dari perjalanan tersebut..
Saat ini sedang menuju kemana ?
Tebarkan kebajikan selama dalam perjalanan..
Sehingga menambah bekal selama menuju tujuan dari perjalanan tersebut..
Semoga kita semua selalu diberikan kesadaran terhadap hal ini..

Aamiin ya Robbal 'alamiin..

Senin, 18 Januari 2021

Sebongkah Emas Vs Sebongkah Tanah

Alkisah pada suatu ketika ada sebongkah emas bertemu dan bercakap dengan sebongkah tanah..
Emas berkata kepada tanah,
"coba lihat dirimu suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilat seperti diriku...?"
Tanah menggelengkan kepala dan menjawab : Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak lagi,..Apakah kamu bisa..?
Emas pun terdiam seribu bahasa..
Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tapi tidak bermanfaat bagi sesama.

Sukses di dalam karir, banyak harta kekayaan, rupawan dalam paras, tapi sulit berbagi apalagi peduli..
Tapi, ada juga yang seperti tanah, posisi biasa saja, bersahaja, ringan tangan dan selalu siap membantu kapanpun..
Makna dari kehidupan ini adalah bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita..
Tapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain..
Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah menjadi benar-benar bernilai..

Apa gunanya kesuksesan bila itu tidak menjadi manfaat bagi orang lain di sekitar kita..
Apalah arti kemakmuran bila tidak berbagi kepada yang membutuhkan..
Apalah arti kepintaran bila tidak memberi inspirasi terhadap sekeliling kita..
Karena hidup adalah sebuah proses, ada saatnya kita memberi dan ada saatnya kita menerima..
Selalu rendah hatilah
Dan semoga kita bisa memetik mutiara hikmah kisah ini  

Aamiin ya rabbal 'alamiin..

Sebaik2nya Manusia yg Bermanfaat bagi orang lain

Sebaik-baiknya manusia adalah yg bermanfaat bagi orang lain..
Berbuat baik itu tdk semua bisa diterima dgn baik, bahkan bisa sebaliknya.. 
Kebajikkan dibalas dgn keburukkan.. alhasil dari perbuatan tersebut bukan kapasitas manusia.., 
tapi hak Pencipta makhluk yg membolak balikkan hati manusia..
Apa yg dicintai bisa buruk buatnya.. atau sebaliknya apa yg dibenci bisa sangat baik untuknya..
 
Semoga damai Indonesiaku.. khususnya umat, pemimpin, para ulama, dan para pencari kebenaran & keadilan.. tdk menjadikan perselisihan menyebabkan kerugian bersama..

Semoga negeri ini bisa kita persembahkan kepada anak cucu generasi penerus dgn menjaga persatuan bangsa Indonesia..

Aamiin ya robbal 'alamiin..

Tidak Termasuk Orang2 yg merugi

Hitam putih.. baik buruk.. ada yang membangun dan ada pula yang merusak..
ada yang berbuat kebaikan dan ada pula yang berbuat kejahatan..

Semua didatangkan berdampingan, agar tetap terjaga keseimbangan.. seperti itu adanya.. tidak akan lenyap hingga Allah SWT menghendakinya.. Seperti ada pagi.. ada siang dan ada malam.. seterusnya..
Lihat lah sejarah.. bagaimana kebaikan disampaikan oleh para Nabi dan Rosul.. kepada kaum-kaum nya.. tidak serta merta kejahatan tersebut hilang lenyap.. bahkan setelahnya.. tumbuh dan berkembang kembali.. Allah SWT mendatangkan itu semua agar dunia tempat/terpaan/pengasah manusia-manusia yang dikehendakinya.. 

Kita sendiri tidak mengetahui bahwa sesungguhnya musuh kita adalah diri kita sendiri.. dimana harus memerangi hawa nafsu/syahwat dari keinginan yang tidak kita sadari mengantar kita kepada kesesatan/kekufuran..
Mari bersama panjatkan do'a KepadaNYA.. agar kita semua tidak termasuk orang-orang yang merugi.. dan dapat diakui sebagai umat Nabi Muhammad SAW dan mendapat syafa'at Rasululloh kelak..

Aamiin ya robbal 'alamiin..

Sabtu, 16 Januari 2021

Peka atas apa yang di dengar

Ketika kita merasa tersinggung membaca/mendengar suatu pembicaraan, nasehat, ceramah..
atau pada saat sedang berdialog dengan seseorang..
Itu tandanya kita masih punya rasa yang peka terhadap apa yang di dengar..
Ruh/jiwa kita masih mempunyai rasa filter terhadap hal tersebut..
Masih punya kesadaran kebajikkan pada diri..
Itu suatu hal yang wajar dan alami..
Hanya perlu melatih diri untuk menjadi bijak terhadap sesuatu yang di dengar..
Tidak serta merta bereaksi negatif..
Bahkan sebaliknya.. dapat menjadikan rasa sensitif tersebut untuk mengkoreksi diri..
Berusaha untuk menganalisa perkataan tersebut dan melakukan perubahan pada diri..
Semoga dengan kepekaan tersebut dapat menumbuhkan kenyakinan/iman,
dan menjadi manusia yang kebih baik lagi..
Aamiin ya robbal 'alamin..

Merenung dan Berpikir tentang Alam Semesta

Banyak hal yg tidak mudah dimengerti dan dipahami oleh manusia..
Semua terjadi diluar akal dan kemampuan manusia, tanpa seizinNYA..
Entah apakah manusia yang mengendalikan melalui kehendak PenciptaNya..
Walaupun diberi hidayah untuk mengerti; tetap setelahnya akan dibenturkan dengan apa yg sudah dimengerti atau dipahami olehnya..
Tujuannya mencapai ke imanan, kepatuhan, kesabaran, keikhlasan, syukur dan ketaatan dalam menghamba kepadaNYA..
Sungguh pengetahuan manusia itu sangat sedikit dan lemah..
Sejarah peradaban manusia ditulis untuk dipelajari sebagai pengetahuan, agar peristiwa yang sama tidak terulang, yang dapat menghancurkan manusia kembali..
Namun tetap saja kejadian terulang..
Bagaikan air yang mengalir di sungai.. dimana air tersebut tidak akan berhenti dan habis..
Apabila dikehendaki PenciptaNYA..
Manusia dituntun menjaga sungai dan keseimbagan alam dengan tidak melakukan pengrusakkan.. namun tetaplah Pencipta yang menjaga keseimbangan tersebut..
Disini peran manusia dihadapkan dengan kebutuhannya, apakah dapat mengendalikan diri dan tidak tamak, memikirkan keselamatan dan kesejahteraan manusia dan alam sekitarnya..

Adaikan Mereka Nyakin kepada PenciptaNya

Manusia diciptakan dengan berbagai rupa, watak, sifat, latar belakang, budaya yang unik.. 
Begitu pun mahluk lain selain manusia.. Hewan & tumbuh-tumbuhan..
Tidak ada yang melebihi satu dari yg lainnya.. Semuanya harus tunduk patuh/taat kepada PenciptaNYA..
Ada sebagian menjadi penguasa dari sebagian yang lain.. 
Melakukan penganiayaan, perampasan hak hidup dengan berbagai bentuk kejahatan..
Mengapa demikian.?
Karena sebagian tidak merasa/tidak memiliki PenciptaNYA.. atau telah hilang keyakinannya(iman)..

Andaikan mereka yakin kepada PENCIPTANYA, 
maka akan takut, gemetar, gelisah dst.. pada perbuatan yg tidak terpuji tersebut.

Beberapa hal dan ada pertanyaan ?

Saat terjepit ada saja hal baru datang yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Saat suasana lega malah hal tersebut tak hadir..
Apakah hal itu menurut mu, bagamana dengan mu ?

Yang terabaikan malah terawat dengan baik..
Yang terawat malah terabaikan gak karuan..
Apa itu terjadi pada dirimu, coba bagaimana pendapat mu.!?