Basmallah

Kamis, 25 Mei 2017

Nikmat itu seperti apa ?

Renungkan..
Bagaimana bila tidak ada air..
Bagaimana bila tidak ada hujan..
Bagaimana bila tidak ada hewan..
Bagaimana bila tidak ada tumbuh-tumbuhan.....
Bagaimana bila tidak ada matahari..
Bagaimana bila tidak ada sakit..
Bagaimana bila tidak ada kesedihan..
Bagaimana bila tidak ada kesulitan..
Bagaimana bila tidak ada lagi penderitaan.. Dst..
Tentu manusia tidak akan merasakan nikmat.. nikmat itu seperti orang yang berpuasa atau tidak makan/minum, terus ketemu makanan/minuman..
(Baca: Nikmat itu dari tidak ada menjadi ada,terpenuhi dan dari ada menjadi tidak ada, hilang/lenyap)
Kebergantungan manusia kepada Sang Pencipta sangatlah mutlak, namun apabila manusia masih saja lalai.. malas.. atau ingkar.. menganggap itu semua adalah kemampuan/usahanya sendiri.. maka sungguh dia dalam kesombongan yang nyata.. tidak bersyukur(kufur nikmat) dengan apa yang ada.. atas rahmatNYA kepada manusia.. Semoga kita dapat memanfaatkan puasa ramadhan untuk berbenah/memperbaiki iman/kenyakinan kepada NYA.. Amin ya Rabbal 'Alamin..

Badai segera berlalu di negeriku

Langkahku tertahan...
Imanku teruji...
Logika terkapar...
Hati/jiwaku terpanggang...
Usaha & Dayaku tak kuasa...
Hanya Qudrat & Iradhat ALLAH SWT semata, badai yang ada di negeri seribu satu macam kebhinekaan; Agama, Budaya, Suku, Bahasa & Sosial ini segera berlalu..
Bersamaan jelang Ramadhan yang karim.. Amin ya Rabbal 'Alamin..

Selasa, 09 Mei 2017

Tanda sedang dalam terpaan NYA

Apapun keadaannya, baik pada kondisi menguntungkan/kenikmatan/kebahagiaan dst.. atau keadaan sebaliknya merugi/kesusahaan/keburukkan dst.. jangan melakukan hal-hal yang melampaui batas.. berusahalah untuk bisa mengendalikan diri, sabar atas kehendak & kuasa NYA.. Semoga itu sebagai tanda sedang dalam terpaan NYA..ke jenjang yang lebih baik & mulia.. Amin ya rabbal 'alamin..

Hal-hal yang menjengkelkan

Seiring perjalanan hidup, ada saja hal-hal yang menjengkelkan, tidak mengenakkan, mengganggu, menggoda dst.. kadang memutar balikkan logika(baca:akal) Kalau sudah seperti ini emosi pasti terbawa dan cenderung meledak-ledak, bagai lahar yang meletup-letup mengeluarkan hawa panas..
Berusahalah untuk mengendalikan diri dari jebakkan nafsu syahwat, dimana nafsu yang berlebihan tidak akan memberi manfaat pada yang kalah ataupun menang..
Nafsu yang berusaha ditahan tanpa iman/kenyakinan kepadaNYA akan menyesatkan diri sendiri.. sehingga tubuh menjadi tidak seimbang.. akhirnya kesehatan terganggu..
Semoga kita tidak berputus asa.. amin ya rabbal 'alamin..